A Media Pembelajaran Namal: Geografi Sparkly Santa Hat Ice Cream

Popular Products

Recent Products

Tampilkan postingan dengan label Geografi. Tampilkan semua postingan

Tugas Geografi Semester 2 Tugas Geografi Kelas X Semester 2 Beserta Jawabannya 1. Lapisan kulit bumi yang tersusun atas...

Tugas Geografi Semester 2

Tugas Geografi Semester 2

Geografi

8 10 99

Tugas Geografi Semester 2

Tugas Geografi Kelas X Semester 2 Beserta Jawabannya


Image result for tulisan geografi

1. Lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium dan aluminium disebut lapisan....
a. sima
b. sial
c. beku
d. karst
e. kerak bumi
Jawaban: b

2. Batuan yang menglami perubahan yang dahsyat dinamakan....
a. metamorf
b. moraine
c. andesit
d. sedimen
e. beku
Jawaban: a

3. Tenaga yang banyak merusak bentuk-bentuk permukaan bumi adalah tenaga....
a. alam
b. bumi
c. matahari
d. eksogen
e. endogen
Jawaban: d

4. Peristiwa yang berhubungan dengan naiknya magma dari dalam perut bumi disebut....
a. antikinal
b. tektogenesa
c. vulkanisme
d. diatropisme
e. tektonisme
Jawaban: c

5. Memiliki kemiringan 3%-15% merupakan lahan potensial di daerah....
a. pantai
b. gunung
c. dataran rendah
d. dataran tinggi
e. dataran sedang
Jawaban: c

6. Suatu tempat yang dapat mengeluarkan COpada gunung api disebut...
a. solfatar
b. mofet
c. fumarol
d. uap air
e. makdani
Jawaban: b

7. Tipe erupsi yang  bekerja dengan irama tiap lima menit mengeluarkan lava dan bom adalah...
a. st. Vincent
b. hawaii
c. pelee
d. perret
e. stromboli
Jawaban: e

8. Mata air mineral yang biasanya panas adalah..
a. solfatar
b. mofet
c. fumarol
d. uap air
e. makdani
Jawaban: e

9. Gerakan tekanan horizontal yang menyebabkan lapisan kulit bumi berkerut disebut....
a. lipatan
b patahan
c. gulungan
d. retakan
e. sesaran
Jawaban: a

10. Pelapukan adalah perusakan karena terpengaruh oleh...
a. air, limbah, dan udara
b. batuan, organisme, dan bakteri
c. tumbuhan, hewan, dan manusia
d. organisme, unsur hara, dan bakteri
e. temperatur, air, dan organisme
Jawaban: e

11. Dolina merupakan gejala karst yang terjadi akibat pelapukan secara....
a. mekanis
b. organis
c. kimiawi
d. fisis
e. alami
Jawaban: c

12. Stalagmit adalah kerucut-kerucut kapur yang ....
a. berderet pada dinding gua
b. bergantungan pada atap gua
c. berdiri pada dasar gua
d. berdampingan pada gua
e. bersinggungan pada gua
Jawaban: c

13. Pengikisan permukaan kulit bumi karena aliran air, angin, dan es disebut...
a. pelapukan
b. erosi
c. pengangkatan
d. pengendapan
e. denudasi
Jawaban: b

14. Pengikisan yang menyangkut benda-benda padat menimbulkan gesekan air termasuk erosi....
a. gelombang air
b. angin
c. air es
d. air laut
e. air sungai
Jawaban: e

15. Air sungai yang jalannya cepat karena gradien dasarnya miring terjadi di....
a. tengah sungai
b. pinggir sungai
c. depan sungai
d. hulu sungai
e. hilir sungai
Jawaban: d

16. Pengikisan pantai oleh gelombang laut yang terus-menerus terhadap dinding pantai dinamakan....
a. erosi
b. abrasi
c. korosi
d. gletser
e. delta
Jawaban: b

17. Membuat tanah pertanian di lereng gunung yang bertingkat-tingkat disebut...
a. strip cropping
b. countur plowing
c. terasering
d. peneplain
e. plato
Jawaban: c

18. Terjadinya sedimen aeolis disebabkan karena ada tenaga yang mengangkutnya, yaitu...
a. air
b. angin
c. air laut
d. es
e. batuan
Jawaban: b

19. Batuan sedimen yang diendapkan di laut antara lain endpaan radiolaria, disebut batuan sedimen...
a. marine
b. kontinental
c. lakustre
d. organik
e. akuatik
Jawaban: b

20. Batuan sedimen yang terdiri atas batu-batu yang bulat yang sudah direkat satu sama lain disebut...
a. breksi
b. konglomerat
c. tuff
d. granit
e. marmer
Jawaban: b

Tugas Geografi Semester 1 Tugas Geografi Kelas X Semester 1 Beserta Jawabannya 1. Karawang saat ini merupakan kawasan lum...

Tugas Geografi Semester 1

Tugas Geografi Semester 1

Geografi

8 10 99

Tugas Geografi Semester 1

Tugas Geografi Kelas X Semester 1 Beserta Jawabannya

Image result for tulisan geografi

1. Karawang saat ini merupakan kawasan lumbung padi Jawa Barat, tetapi belum tentu untuk masa yang akan datang. Hal ini merupakan contoh dari konsep....
a. keunikan wilayah
b. lokasi relatif
c. relasi wilayah
d. interaksi keuangan
e. perubahan yang terus-menerus
Jawaban: d

2. Sumbangan Eratosthenes dalam geografi adalah....
a. pendapatnya bahwa bumi itu bulat
b. pendapatnya bahwa bumi itu datar
c. pendapatnya bahwa bumi itu berlapis-lapis
d. pendapatnya bahwa bumi itu diselimuti lapisan udara
e. pendapatan bahwa bumi itu satu-satunya planet yang dapat ditinggali
Jawaban: a

3. Menurut aliran fisis determinis, kehidupan manusia ditentukan oleh....
a. manusia itu sendiri
b. ilmu pengetahuan
c. budaya manusia
d. teknologi
e. alam
Jawaban: e

4. Berikut ini dijelaskan beberapa contoh fenomena yang termasuk konsep lokasi adalah....
a. nilai tanah untuk permukiman menjadi murah apabila dekat tempat pembuangan sampah
b. harga rumah semakin mahal apabila mendekati pusat kota dibandingkan dengan harga rumah di pedesaan
c. permukiman khusus pegawai negeri
d. semakin besar tingkat erosi maka kesuburan tanah semakin berkurang
e. pembangunan villa di dataran tinggi
Jawaban: a

5. Suatu lokasi pengertiannya akan menjadi tempat apabila....
a. menunjukkan posisi suatu daerah

b. memiliki informasi tertentu
c. dapat menunjukkan kaitannya dengan daerah lain
d. mudah dijangkau
e. menunjukkan interaksi dengan objek lainnya
Jawaban: a

6. Perhatikan unsur-unsur dalam geografi berikut ini!
- Pola persebaran gejala ertentu permukaan bumi
- Keterkaitan atau hubungan sesama antargejala tersebut
- Perkembangan atau perubahan yang terjadi pada gejala tersebut
Unsur-unsur tersebut merupakan bagian dari organisasi keruangan.....
a. objek formal
b. objek material
c. aspek geografi
d. konsep geografi
e. pendekatan geografi
Jawaban: a

7. Konsep geografi yang akan muncul dalam mengkaji fenomena banjir adalah.....
a. hujan, permukiman, lereng, dan hutan
b. erosi, tebing, air, tanah, dan batuan
c. kerusakan hutan, hujan, sungai, dan sampah
d. sedimentasi, tanah, vegetasi, dan muara
e. sampah, permukiman, dataran rendah, dan erosi
Jawaban: c

8. Penduduk dunia cenderung menempati wilayah-wilayah yang banyak memiliki cadangan air dengan topografi yang datar. Salah satu konsep esensial menurut J. Warman, yaitu.....
a. jarak
b. aglomerasi
c. lokasi
d. keterjangkauan
e. kemudahan
Jawaban: b

9. Konsep esensial geografi yang berkaitan dengan bentuk muka bumi adalah.....
a. morfologi
b. aglomerasi
c. aksesibilitas
d. jarak
e. nilai kegunaan
Jawaban: a

10. Pendekatan geografi dalam menganalisis gejala atau fenomena geografis berdasarkan penyebarannya adalah.....
a. keruangan
b. kelingkungan
c. kompleks wilayah
d. deskripsi
e. interrelasi
Jawaban: a

11. Pendekatan dalam ilmu geografi yang memandang manusia sebagai subjek dalam suatu kesatuan ruang adalah pendekatan....
a. kompleks wilayah
b. ekologi
c. keruangan
d. pola
e. deskripis
Jawaban: b

12. Prinsip geografi yang merupakan dasar atau kunci pertama dalam kajian ilmu geografi yang dapat menggambarkan prinsip-prinsip lainnya disebut.....
a. interrelasi
b. persebaran
c. deskripsi
d. korologi
e. jarak
Jawaban: d

13. Peta, grafik, tabel data, dan diagram akan sangat membantu dalam melihat karakteristik yang spesifik dari suatu gejala geografi. Pernyataan tersebut adalah salah satu dari prinsip geografi, yaitu prinsip.....
a. distribusi
b. interrelasi
c. deskripsi
d. korologi
e. keruangan
Jawaban: c

14. Kota A akhir-akhir ini sering dilanda banjir pada musim hujan meskipun curah hujan relatif kecil. Lokasi kota A dilalui sungai yang berhulu di kaki gunung yang telah terjadi banyak alih fungsi lahan hutan. Komponen geosfer yang berkaitan dengan fenomena alam ini adalah....
a. biosfer dan hidrosfer
b. atmosfer dan biosfer
c. biosfer dan litosfer
d. atmosfer dan hidrosfer
e. litosfer dan hidrosfer
Jawaban: b

15. Ruang lingkup kajian geografi menurut Rhoads Murphy dalam The Scope of Geography, kecuali....
a. interaksi antara lingkungan fisik alam dan manusia
b. lingkungan fisik alam dan keruangan
c. kerangka regional dan analisis wilayah yang berciri khusus
d. aspek keruangan dan pemanfaatannya bagi tempat hidup manusia
e. persebaran dan ketertarikan manusia di bumi
Jawaban: b

16. Hewan dan tumbuhan yang hidup di lingkungan alam juga merupakan objek kajian geografi ditinjau dari aspek....
a. hidrosfer
b. atmosfer
c. litosfer
d. pedosfer
e. biosfer
Jawaban: e

17. Pokok-pokok ruang lingkup studi ilmu geografi:
1) Kerangka regional dan analisis wilayah yang berciri khusus
2) interaksi antara manusia dengan lingkungan fisik alam
3) kebudayaan manusia dan akibatnya terhadap alam
4) aspek keruangan dan pemanfaatannya bagi tempat hidup manusia.
Pernyataan tersebut yang benar adalah nomor.....
a. 1, 2, dan 3
b. 2, 3, dan 4
c. 1 dan 4
d. 1, 2, dan 4
e. 1, 3, dan 4
Jawaban: d

18. Untuk mengetahui proses terjadinya fenomena alam, analisis geografi dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan.....
a. what
b. when
c. where
d. why
e. how
Jawaban: e

19. Berikut ini yang termasuk letak fisiografi dalam objek material geografi adalah....
a. letak sosial
b. letak politik
c. letak kultural
d. letak klimatologi
e. letak ekonomi
Jawaban: d

20. Geografi mungkin akan memiliki objek yang sama dengan ilmu-ilmu lain, terutama alam objek....
a. material
b. fungsional
c. formal
d. kajian
e. ruang lingkup
Jawaban: a

21. Dalam objek geografi formal terdapat pertanyaan tentang “how many/how much”. Pertanyaan tersebut berkaitan dengan....
a. waktu peristiwa
b. subjek dari peristiwa
c. ukuran dari objek geografi
d. tempat atau lokasi peristiwa
e. sebab-sebab terjadinya suatu peristiwa
Jawaban: c

22. Geografi dengan ilmu-ilmu lain akan memunculkan ilmu baru. Sebagai contohnya adalah biogeografi. Contoh objek kajian biogeografi adalah.....
a. persebaran flora dan fauna di permukaan bumi
b. metabolisme tumbuhan di habitatnya
c. proses pelapukan batuan
d. proses dekomposisi tumbuh-tumbuhan yang telah mati oleh bakteri
e. erosi yang disebabkan oleh penggundulan hutan
Jawaban: a

23. Gejala geografi dalam kehidupan sehari-hari yang sangat membantu para pelayan tradisional adalah....
a. angin
b. awan
c. kabut
d. vulkanisme
e. gempa bumi
Jawaban: a

24. Berikut ini merupakan gejala-gejala geografi dalam kehidupan sehari-hari, kecuali....
a. pergantian cuaca
b. arus laut dan gelombang laut
c. satelit komunikasi yang mengelilingi bumi
d. aktivitas magma pada gunung api
e. banjir yang terjadi pada waktu musim hujan
Jawaban: c

25. Berikut ini merupakan tujuan mempelajari geografi, kecuali....
a. memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mengembangkan kemampuan berpikir analisis geografis dalam memahami geosfer
b. memiliki kemampuan untuk menguasai bumi
c. memupuk rasa cinta pada tanah air
d. menghargai keberadaan negara asing
e. mengetahui berbagai fenomena geosfer yang terjadi
Jawaban: b

1.Lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium dan aluminium disebut lapisan.... a. sima b. sial c. beku d. karst e. kerak bumi...

BANK SOAL GEOGRAFI SEMESTER 2

BANK SOAL GEOGRAFI SEMESTER 2

Geografi

8 10 99
1.Lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium dan aluminium disebut lapisan....
a. sima
b. sial
c. beku
d. karst
e. kerak bumi
Jawaban: b
  22 KUMPULAN SOAL SEJARAH KELAS X SEMESTER 1 DAN JAWABANNYA
2.Tenaga yang banyak merusak bentuk-bentuk permukaan bumi adalah tenaga....
a. alam
b. bumi
c. matahari
d. eksogen
e. endogen
Jawaban: d

3.Batuan yang menglami perubahan yang dahsyat dinamakan....
a. metamorf
b. moraine
c. andesit
d. sedimen
e. beku
Jawaban: a

4.Memiliki kemiringan 3%-15% merupakan lahan potensial di daerah....
a. pantai
b. gunung
c. dataran rendah
d. dataran tinggi
e. dataran sedang
Jawaban: c

5.Peristiwa yang berhubungan dengan naiknya magma dari dalam perut bumi disebut....
a. antikinal
b. tektogenesa
c. vulkanisme
d. diatropisme
e. tektonisme
Jawaban: c

6.Tipe erupsi yang  bekerja dengan irama tiap lima menit mengeluarkan lava dan bom adalah...
a. st. Vincent
b. hawaii
c. pelee
d. perret
e. stromboli
Jawaban: e

7.Suatu tempat yang dapat mengeluarkan CO2 pada gunung api disebut...
a. solfatar
b. mofet
c. fumarol
d. uap air
e. makdani
Jawaban: b

8.Gerakan tekanan horizontal yang menyebabkan lapisan kulit bumi berkerut disebut....
a. lipatan
b patahan
c. gulungan
d. retakan
e. sesaran
Jawaban: a

9.Mata air mineral yang biasanya panas adalah..
a. solfatar
b. mofet
c. fumarol
d. uap air
e. makdani
Jawaban: e

10.Dolina merupakan gejala karst yang terjadi akibat pelapukan secara....
a. mekanis
b. organis
c. kimiawi
d. fisis
e. alami
Jawaban: c
  18 CONTOH SOAL SEJARAH KELAS X SEMESTER 1 BESERTA JAWABANNYA
11. Pelapukan adalah perusakan karena terpengaruh oleh...
a. air, limbah, dan udara
b. batuan, organisme, dan bakteri
c. tumbuhan, hewan, dan manusia
d. organisme, unsur hara, dan bakteri
e. temperatur, air, dan organisme
Jawaban: e

12.Pengikisan permukaan kulit bumi karena aliran air, angin, dan es disebut...
a. pelapukan
b. erosi
c. pengangkatan
d. pengendapan
e. denudasi
Jawaban: b

13. Stalagmit adalah kerucut-kerucut kapur yang ....
a. berderet pada dinding gua
b. bergantungan pada atap gua
c. berdiri pada dasar gua
d. berdampingan pada gua
e. bersinggungan pada gua
Jawaban: c

14.Air sungai yang jalannya cepat karena gradien dasarnya miring terjadi di....
a. tengah sungai
b. pinggir sungai
c. depan sungai
d. hulu sungai
e. hilir sungai
Jawaban: d

15.Pengikisan yang menyangkut benda-benda padat menimbulkan gesekan air termasuk erosi....
a. gelombang air
b. angin
c. air es
d. air laut
e. air sungai
Jawaban: e

16.Membuat tanah pertanian di lereng gunung yang bertingkat-tingkat disebut...
a. strip cropping
b. countur plowing
c. terasering
d. peneplain
e. plato
Jawaban: c

17.Pengikisan pantai oleh gelombang laut yang terus-menerus terhadap dinding pantai dinamakan....
a. erosi
b. abrasi
c. korosi
d. gletser
e. delta
Jawaban: b

18.Batuan sedimen yang diendapkan di laut antara lain endpaan radiolaria, disebut batuan sedimen...
a. marine
b. kontinental
c. lakustre
d. organik
e. akuatik
Jawaban: b

19.Terjadinya sedimen aeolis disebabkan karena ada tenaga yang mengangkutnya, yaitu...
a. air
b. angin
c. air laut
d. es
e. batuan
Jawaban: b

20.Batuan sedimen yang terdiri atas batu-batu yang bulat yang sudah direkat satu sama lain disebut...
a. breksi
b. konglomerat
c. tuff
d. granit
e. marmer

Jawaban: b

1         Ilmu penunjang geografi yang  mengkaji struktur bebatuan  adalah....          A.geomorfologi                 C.vulkanologi       ...

BANK SOAL GEOGRAFI SEMESTER 1

BANK SOAL GEOGRAFI SEMESTER 1

Geografi

8 10 99
1         Ilmu penunjang geografi yang  mengkaji struktur bebatuan  adalah....
         A.geomorfologi                 C.vulkanologi          E.aeoloai
           B. demografi                  D.oceannografi
     
2.        Geografi adalah    ilmu      yang    mempelajari perbedaan    dan persaamaan
fenomena geosfer dari sudut pandang ke lingkungan, kewilayahan dalam konteks keruangan. Definisi tersebut dikemukakan oleh....
A.Ersasthotenes
B.Huntington
C.Ptoleusmes
D.IGI (Ikatan geografi Indonesia
E.Strabo
3.Beberapa contoh gejala geografi dalam kehidupan sehari-hari antara lain
1.         Pengaruh cuaca dan iklim terhadap pertanian
2.         Pengaruh teknologi terhadap pola pikir penduduk
3.         Pengaruh riley terhadap pola pemikiran penduduk
4.         Pengaruh lokasi terhadap pusat penyebaran industri
5.         Pengaruh pendidikan terhadap kemajuan penduduk
Dari beberapa contoh di atas yang merupakan gejala geografi sehari-hari adalah....
A. 2’3        B. 2,3,4         C. 3,4,5        D. 1,3,4        E. 2,4,5
4.Jika interval kontur suatu peta tofografi adalah 150 meter, maka skala’peta tofografi
tersebut adalah....
A1 :7-500         C. 1:300.000                E. 1 :30.000.000
B.1 :75.000      D.1:3.000.00
5. Syarat pembuatan peta yang baik adalah....
A.        orthomorphic, eqivalent, equidistant
B.        zenithal, equivalent, orthomorphic
C.        equivalen, conical, selinder
D.        conical, orthomorphic, stereografis
E.         equivalen, conical, stereografis

6 Peta yang menggambarkan daerah yang luas, seperti negara-negara atau benua-benua dengan skala kecil disebut....
A.        topografi                               C.        dunia                                       E. khusus
B.        chorografi                             D.        Tematik
7.  Pemanfaatan penginderaan dalam bidang hidrologi di antaranya....
A.   pengamatan sifat fisik air laut                     D. engamatan gerakan air laut
B.   pengamatan pola air sungai                         E.  pengamatan erosi marin
C.  pengamatan wilayah pencemaran
8. Proses mengidentifikasi foto udara berdasarkan ciri yang terekam oleh sensor di antaranya....
A.        spatial, spektral, temporal               D.  analisis, deduksi, klasifikasi
B.        spektral, identifikasi, analisis              E.  temporal, deduksi, identifikasi
C.        identifikasi, analisis, deduksi
9. Ilmu seni dan teknik untuk memperoleh informasi data tentang suatu gejala atau objek melalui analisis data yang diperoleh dengan suatu alat tanpa kontak langsung dengan objek, disebut....
A.        sistem informasi geografis           D.      wahana
B.        sensor                                              E.      penginderaan jarak jauh
C.        citra
10.  Salah satu keunggulan penggunaan sistem informasi geografis dalam memperoleh data adalah....
A.        pemantauan dan penelitian yang mudah
B.        pencapaian hasil yang mudah
C.        sumber kesalahan yang sedikit
D.        secara otomatis, cepat dan tepat
E.         lokasi geografis secara kualitatif
11.       Perhatikan pernyataan di bawah ini!
1.         Dataran rendah                    3.  Pegunungan             5. Troght
2.         Dataran tinggi                      4.  Dangkal
Dari pernyataan di atas yang merupakan bentuk relief dataran adalah ....
A. 1,2,3                                      C. 1,4,5                                               E. 3,4,5
B. 1,3,5                                      D.   2,3,4
12.     Tenaga yang berasal dari dalam bumi bersifat membangun permukaan bumi disebut....
A.   tenaga geologi                        C.   tenaga eksogen                       E. tenaga ekstrusi
B.  tenaga endogen                      D.       tenaga instusi
13.       Manfaat gunung api adalah ...
1.         Merupakan daerah pariwisata
2.         Menghasilkan barang-barang galian
3.         Panas bumi
4.         Hancuran bahan vulkanis mengandung hara
5.         Persaingan dengan mineral tertentu menghasilkan mineral baru Pernyataan di atas yang banyak menunjang terhadap bidang industri adalah ....
A.         1,2     B. 2,3        C. 3,4         D. 4,5       E. 3,5
14.       Gambar di samping merupakan bentuk gunung api....
A. maar                                               D. hawaii
B. mout pelle                                      E. prisai
C.  strato
15.       Contoh bagan padat yang dikeluarkan gunung api adalah....
A.
bom, lava, dan lahar
D. bom, lavili, dan pasir
B.
bom, fumaroi, dan mofet
E. bom, kerikil, dan lahar
C.
bom, solfatar, dan fumaroi
jawaban geografi SMA kelas 1 (part 1)
1.e
2.d
3.-
4.-
5.-
6.b
7.b
8.a
9.e
10.d
11.a
12.b
13.b
14.c
15.b


16.       Proses pengikisan permukaan bumi oleh tenaga angin yang menyebabkan pengangkutan material disebut....
A.  abrasi                                       C.  aerasi                                         E. erosi
B. sedimentasi                             D. Denudasi
17.       Contoh akibat proses pengendapan tanah hasil erosi di tempat lain adalah ....
A. dataran aluvial, tanggul alam, delta
B.  delta, daratan banjir, dan lembah
C.  tanggul alam, meander, dan delta
D. ngarai, delta, dan daratan aluvial
E. dataran banjir, meander, oxbow lake
18.       Proses penyingkapan tanah karena air, angin, hujan, gletser disebut....
A.  abrasi                                       C.  korolasi                                      E.   erosi
B.   sedimentasi                             D. Denudasi
19.       Salah satu ciri khas bentang alam yang tererosi oleh gletser adalah ....
A.  air permukaan berwarna keruh
B.  warna tanah di sekitar daerah itu lebih pucat
C.  adanya alur-alur yang arahnya relatif sejajar
D.   terdapat bercak-bercak di permukaan tanah
E. terbentuk parit-parit yang lebih runcing
20.       Lahan yang keadaan fisiknya sedemikian rupa sehingga lahan tersebut tidak dapat berfungsi secara baik sesuai dengan peruntukannya, baik media
produksi maupun media tata air, disebut....
A.         rawa                                      C.         lahan kritis                E. tanah laterit
B.         lahan tidur                            D.        lahan gambut
21.       Salah satu ciri lahan potensial adalah....
A.         lereng bergradien besar                                             D.     terdiri dari tiga horizon
B.         bentuk tofografi hampir datar                                    E.     lapisan topsoil dangkal
C.         kapasitas penahan air rendah
22.       Perbedaan yang mencolok antara lahan potensial dengan lahan kritis terdapat pada....
A.         tingkat produktivitasnya                          D.     tingkat kesuburan tanah
B.         keadaan sifat fisik tanah                           E.     kondisi humus dalam tanah
C.         kadar volume air yang seimbang
23.       Pemanfaatan lahan potensial di daerah pegunungan yaitu untuk perkebunan....
A.         kelapa, holtikultura, teh                                             D.     cengkeh, tebu, kina
B.         tebu, palawija, teh                                                      E.     teh, kopi, kina
C.         kopi, kelapa sawit, karet
24.       Upaya penanggulangan lahan gambut dengan cara....
A.         pemupukan                                                                 D.     pengapuran
B.         meletusnya gunung                                                     E.     penanaman
C.         pengeringan tanah
25.       Danau Bandung Purba menurut penyelidikan Van Beemmleand (Belanda) terjadi karena peristiwa....
A.         turunnya permukaan bumi                                         D.     sungai terbendung
B.         meletusnya gunung api                                               E.     pelarutan kapur
C.         tektonik dan vulkanik
26.Di bawah ini termasuk sumber air tanah preatis adalah....
A.          sumur gali, sumur pompa, dan air tergenang
B.          sumur gali, air rawa, dan air permukaan
C.          sumur gali, mata air, dan sumur buatan
D.          sumur pompa, air rawa, dan sumur buatan
E.        air tergenang, air permukaan, dan air yang memancar
27.bawah ini merupakan dua sungai campuran di Indonesia adalah....
A.sungai Digul dan Citarum            D.sungai Digul dan
B.sungai Kapuas dan Musi             E.sungai Kapuas dan Musi
C.sungai Digul dan Bengawan Solo ambar
28.di samping inimenunjukkan pola aliran jngai....
                A. dendritik                 D.sentripugal
               B.trelis                       E.sentripetal
               C.radial

29.       Sungai-sungai di Kalimantan bermanfaat untuk ....
A.        sarana transportasi                         D.       air minum
B-        PLTA                                                E.        pertanian sawah teknis
C.        olah raga arung jeram

30.       Yang dimaksud DAS adalah....
A.        daerah di sekitar sungai sering tergenang pada saat terjadi banjir
B.        suatu bagian permukaan bumi yang airnya mengalami kedalaman sungai sebagai induk apabila terjadi hujan
C.        suatu aliran sungai yang airnya mengalir satu arah
D.        suatu wilayah dimana airnya mengalir di kedua sisinya terdapat tanggul
E.         bagian permukaan bumi yang digenangi air yang mengalir ke segala arah

Jawaban Geografi SMA Kelas 1  (part 2)

16.c
17.c
18.b
19.c
20.c
21.b
22.d
23.e
24.c
25.d
26.c
27.d
28.e
29.a
30.b
32. Salah satu usaha untuk menanggulangi kerusakan DAS adalah....
A. tidak membuang sampah ke dalam sungai
B. mengurangi penambahan pasir di sungai
C. diadakan reboisasi di sekitar DAS
D. dilarang membuang limbah ke sungai
E. pembuatan tanggul sungai

33. Berdasarkan letaknya laut terdiri dari tiga macam yaitu....
A. laut ingresi, trangresi, dan regresi
B. laut tepi, laut pertengahan, laut pedalaman
C. litoral, neritis, bathyal
D. laut tepi, laut tingresi, laut trangresi
E. samudera, laut, selat

34. Perbedaan antara laut ingresi dengan laut trangresi adalah....
A. letaknya C. kedalamannya E. cara terjadinya
B. kadar garamnya D. angin yang bertiup

35. Faktor-faktor penyebab arus laut....
A. angin pasat dan curah hujan
B. gravitasi dan kadar garam
C. “ curah hujan dan kadar garam
D. kadar garam dan kedalaman laut
E. angin dan perbedaan suhu

36 Faktor-faktor penyebab gelombang laut adalah....
A. angin dan gempa laut D. gempa laut dan kadar garam
B. pasang naik dan pasang surut E. kadar garam dan angin
C. angin dan suhu air laut

37. Yang dimaksud dengan pasang dan surut air laut adalah....
A. gerakan naik turunnya air laut yang disebabkan oleh angin
B. gerakan turunnya air laut yang disebabkan oleh gempa
C. gerakan naik turunnya air laut yang disebabkan oleh gravitasi bulan dan matahari
D. gerakan naik turunnya air laut yang disebabkan oleh perbedaan salinitas
E. gerakan naik turunnya air laut yang disebabkan oleh perbedaan suhu

38. Arus laut panas yang terdapat di Samudera Pasifik adalah ....
A. Oyasiwo C. Kurosiwo E. California
B. Gulf stream D. Peru

39. Perhatikan pernyataan di bawah ini:
1. laut sebagai sarana perhubungan
2. laut sebagai sumber tenaga
3. laut sebagai sumber mineral
4. laut sebagai tempat pembuangan limbah
5. laut sebagai sumber bahan makanan
Dari pernyataan di atas yang merupakan manfaat perairan laut adalah....
A. 1,3,5 C. 2,3,4 E. 2,4,5
B. 1,4,5 D. 1,2,4

40. Sumber mineral laut yang berasal sisa rumah binatang adalah....
A. kalium karbonat C. kapur E. pasir besi
B. garam D. posphat


II. Uraian Essay
41. Jelaskan perbedaan antara oregenesa dengan epirogenesa!
42. Sebutkan dan jelaskan 3 dan 4 jenis tenaga eksogen!
43. Sebutkan 3 ciri lahan potensial!
44. Sebutkan 3 jenis sungai berdasarkan sumber airnya!
45. Jelaskan perbedaan antara laut teritorial dengan laut landas kontinen!



Jawaban Geografi SMA Kelas 1  (part 3)


32.c
33.b
34.e
35.e
36.a
37.c
38.b
39.a
40.d

II. Uraian
41. Proses Orogenesis adalah proses pembentukan pegunungan yang disebabkan oleh tenaga yang arahnya mendatar, baik berupa tekanan maupun tarikan. Proses ini membentuk lipatan dan patahan.
Epirogenesis adalah proses pengangkatan dan penurunan benua baik ke atas maupun ke bawah secara vertikal. Proses ini dapat dilihat dari perubahan air laut.

42. Tenaga eksogen yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi. Jenisnya adalah:
1. Erosi yaitu peristiwa pindah dan terangkutnya tanah atau bagian tanah oleh suatu tenaga di permukaan bumi, misalnya air, angin, dan gletser.
2. Pelapukan adalah peristiwa penghancuran massa batuan, baik secara fisika, kimia, maupun biologis.
3. Sedimentasi adalah proses pengendapan tanah di tempat lain akibat kekuatan mengangkut hancuran batuan.

43. Ciri-ciri lahan potensial:
1. tidak pernah terjadi erosi
2. lereng hampir datar
3. kesuburan tanah sangat tinggi

44. Jenis sungai berdasarkan sumber airnya yaitu:
1. Sungai hujan yaitu sungai yang airnya berasal dari air hujan
2. Sungai gletser yaitu sungai yang airnya berasal dari air es
3. Sungai campuran yaitu sungai yang airnya berasal dari campuran antara air hujan dan es.

45. Laut Teritorial adalah laut yang jaraknya 12 mil dari garis dasar pulau tersebut.
Laut landas kontinen adalah dasar laut dan tanah di bawahnya, yang beada di luar perairan wilayah Indonesia sampai kedalaman 200 meter.

1.  Pengertian Hidrosfer  Bumi tempat tinggal kita ini merupakan salah satu planet dalam sistem tata surya yang sebagian besar permukaannya...

BAB 6 DINAMIKA PERUBAHAN HIDROSFER

BAB 6 DINAMIKA PERUBAHAN HIDROSFER

Geografi

8 10 99
1.  Pengertian Hidrosfer
 Bumi tempat tinggal kita ini merupakan salah satu planet dalam sistem tata surya yang sebagian besar permukaannya tertutup oleh air. Hampir tiga perempat permukaan bumi tertutup oleh air, baik air yang ada di darat maupun yang ada di laut. Lapisan air yang menutupi permukaan bumi kita ini disebut hidrosfer. Hidrosfer adalah lapisan air yang menutupi permukaan bumi.


A. Siklus Air (Siklus Hidrologi)






Jumlah air di bumi ini tetap, akibat adanya sinar matahari terjadi siklus (daur) air.

Proses terjadinya siklus air dapat Anda pelajari melalui uraian berikut:
 a. Siklus air pendek
 

Karena terjadi pemanasan oleh sinar matahari, air di laut/lautan menguap, membubung di udara. Di udara uap air mengalami penurunan suhu karena perbedaan ketinggian (setiap naik 100 meter suhu udara turun 0,65oC). Dengan demikian semakin ke atas suhu udara semakin rendah, sehingga terjadi proses kondensasi (pengembunan).
Uap air berubah menjadi butir-butir air terkumpul menjadi awan atau mendung dan akhirnya jatuh ke permukaan laut/lautan sebagai hujan.
 b. Siklus air sedang

 http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_137/images/geo108_02.gif
Uap air yang berasal dari laut/lautan ditiup angin bergerak sampai di atas daratan bergabung dengan uap air yang berasal dari sungai, danau, tumbuh-tumbuhan dan benda-benda lainnya. Setelah  encapai ketinggian tertentu uap air berkondensasi membentuk butir-butir air terkumpul menjadi awan dan jatuh di atas daratan sebagai hujan.
Air hujan yang jatuh di daratan mengalir kembali ke laut melalui sungai, permukaan tanah dan melalui resapan di dalam tanah.
 c. Siklus air panjang


 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh26Qq4t007OL0kyOopBzRK1CuqqQ0DSVqKS-N-KtG_GyEGY8fVjMPEoubL-yIR1jiJH-0OuZaclnWvQhxF2CZ4VMBs4OcLuhseEj4v71Y698Uacm6vnQBc12HBQEG24gFsiXkA5HEaOs5R/s400/siklus-panjang.jpg
 Uap air yang berasal dari laut/lautan setelah sampai di atas daratan karena dibawa angin bergabung dengan uap air yang berasal dari danau, sungai, rawa, tumbuh-tumbuhan dan bendabenda lainnya. Uap yang telah bergabung tersebut tidak saja berkondensasi bahkan membeku, membentuk awan yang terdiri dari kristal-kristal es. Kristal-kriatal es turun ke daratan sebagai salju, salju mencair dan mengalir sebagai gletser kemudian akhirnya kembali lagi ke laut.
 Unsur-unsur utama dalam siklus hidrologi :

Unsur-unsur
Penjelasan
Evaporasi
penguapan dari badan air secara langsung
Transpirasi
penguapan air yang terkandung dalam tumbuhan
Respirasi
penguapan air dari tubuh hewan dan manusia
Evapotranspirasi
perpaduan evaporasi dan transpirasi
Kondensasi
proses perubahan wujud  uap air menjadi titik-titik air sebagai hasil pendinginan
Presipitasi
segala bentuk curahan atau hujan dari atmosfer ke bumi yang meliputi hujan air, hujan es, hujan salju
Infiltrasi
air yang jatuh ke permukaan tanah dan meresap ke dalam tanah
Perkolasi
air yang meresap terus sampai ke kedalaman tertentu hingga mencapai  air tanah atau groundwater
Run off
air yang mengalir di atas permukaan tanah melalui parit,  sungai, hingga menuju ke laut.


 
B. Perairan Darat
1) Air Tanah
 Air tanah adalah air yang terdapat dalam lapisan tanah  atau bebatuan di bawah permukaan tanah.
Penyebab perbedaan kedalaman air tanah
1.     Perbedaan topografi.
2.     Perbedaan jenis tanah
3.     Curah hujan.

Ada bermacam-macam jenis air tanah.

1)     Menurut letaknya, air tanah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu air tanah permukaan (Freatik) dan air tanah dalam.

Jenis air tanah
Penjelasan
Contoh
Air tanah permukaan (Freatik)
tanah yang terdapat di atas lapisan tanah / batuan yang tidak tembus air (impermeable).
Air yang ada di sumur-sumur, sungai, danau dan rawa
Air tanah dalam
air tanah yang terdapat di bawah lapisan tanah/batuan yang tidak tembus air (impermeable).
Sumur bor atau artesis

 2)     Menurut asalnya air tanah dapat dibedakan menjadi air tanah yang berasal dari atmosfer (angkasa) dan air tanah yang berasal dari dalam perut bumi.

Jenis air tanah
Penjelasan
Air Vadose (meteoric)
air tanah berasal dari hujan dan pencairan salju.
air tanah turbir
air tanah yang tersimpan di dalam batuan sedimen
air tanah juvenil
air tanah yang naik dari magma bila gas-gasnya dibebaskan melalui mata air panas.


Ada 4 wilayah air tanah yaitu:

1)     Wilayah yang masih terpengaruh udara.
Pada bagian teratas dari permukaan bumi terdapat lapisan tanah yang mengandung air. Karena pengaruh gaya berat (gravitasi), air di wilayah ini akan bebas bergerak ke bawah. Tumbuh-tumbuhan memanfaatkan air pada lapisan ini untuk menopang kelangsungan hidupnya.

2)     Wilayah jenuh air.
Wilayah inilah yang disebut dengan wilayah kedalaman sumur. Kedalaman wilayah ini tergantung pada topografi, jenis tanah dan musim.

3)       Wilayah kapiler udara.
Wilayah ini merupakan peralihan antara wilayah terpengaruh udara dengan wilayah jenuh air. Air tanahnya diperoleh dari proses kapilerisasi (perembesan naik) dari wilayah jenuh air.

4)       Wilayah air dalam.
Wilayah ini berisikan air yang terdapat di bawah tanah/batuan yang tidak tembus air.


2). Danau
Danau merupakan suatu daratan yang cekung (basin) yang digenangi air yang cukup banyak. Air yang menggenangi danau bisa berasal dari mata air, air tanah, air sungai yang berpelepasan atau bermuara di danau tersebut atau bisa juga berasal dari air hujan.

Berdasarkan proses kejadiannya danau dibedakan menjadi 6 macam yaitu danau: Tektonik, Vulkanik, Tektono-Vulkanik, Karst, Glasial dan Waduk atau Bendungan.

Jenis Danau
Penjelasan
Contoh
Tektonik
danau yang terjadi akibat adanya peristiwa tektonik seperti gempa. Akibat gempa terjadi proses patahan (fault) pada permukaan tanah. Permukaan tanah yang patah mengalami pemerosotan atau ambles (subsidence) dan menjadi cekung. Selanjutnya bagian yang cekung karena ambles tersebut terisi air dan terbentuklah danau.
danau Poso, danau Tempe, danau Tondano, dan danau Towuti di Sulawesi. Danau Singkarak, danau Maninjau, dan danau Takengon di Sumatera.
Vulkanik
danau yang terdapat pada kawah lubang kepunden bekas letusan gunung berapi. Ketika gunung meletus batuan yang menutup kawasan kepunden rontok dan meninggalkan bekas lubang di sana. Ketika terjadi hujan lubang tersebut terisi air dan membentuk sebuah danau.
Danau Kelimutu di Flores, Kawah Bromo, danau gunung Lamongan di Jawa Timur, danau Batur di Bali danau Kerinci di Sumatera Barat serta Kawah gunung Kelud.

Tektono-Vulkanik
danau yang terjadi akibat proses gabungan antara proses vulkanik dengan proses tektonik. Ketika gunung berapi meletus, sebagian tanah/batuan yang menutupi gunung patah dan merosot membentuk cekungan. Selanjutnya cekungan tersebut terisi air dan terbentuklah danau.
danau Toba di Sumatera Utara
Karst
danau yang terdapat di daerah berbatu kapur. Danau jenis ini terjadi akibat adanya erosi atau pelarutan batu kapur. Bekas erosi membentuk cekungan dan cekungan terisi air sehingga terbentuklah danau.
Doline, Uvala
Glasial
danau yang terjadi karena adanya erosi gletser. Pencairan es akibat erosi mengisi cekungan-cekungan yang dilewati sehingga terbentuk danau.
terdapat di perbatasan antara Amerika dengan Kanada yaitu danau Superior, danau Michigan dan danau Ontario.
Waduk atau Bendungan
danau yang sengaja dibuat oleh manusia. Pembuatan waduk biasanya berkaitan dengan kepentingan pengadaan listrik tenaga air, perikanan, pertanian dan rekreasi.
Saguling, Cirata dan Jatiluhur, Darma di Jawa Barat,

 3). Rawa
Rawa atau paya-paya adalah daerah rendah yang selalu tergenang air. Air yang menggenangi rawa bisa berupa air hujan, air sungai maupun dari sumber mata air tanah.

Ada dua jenis rawa yaitu:
1) Rawa yang airnya tidak mengalami pergantian, dan
2) Rawa yang airnya selalu mengalami pergantian.

Rawa jenis pertama tidak memiliki pintu pelepasan air sehingga airnya selalu tergenang. Sedangkan rawa jenis kedua memiliki pintu pelepasan air sehingga airnya berganti.

Rawa yang airnya tidak mengalami pergantian memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1)     Airnya asam atau payau, berwarna merah, kurang bagus untuk mengairi tanaman dan tidak dapat dijadikan air minum. Kadar keasaman air (pH) mencapai 4,5.
2)     Karena airnya asam, maka tidak banyak organisme (hewan maupun tumbuhtumbuhan) yang hidup.
3)     Pada bagian dasar rawa umumnya tertutup gambut yang tebal

Sedangkan rawa yang airnya mengalami pergantian memiliki ciri-ciri yang sebaliknya yaitu:
  1)     Airnya tidak terlalu asam.
2)     Banyak organisme yang hidup seperti cacing tanah, ikan serta tumbuh-tumbuhan rawa seperti eceng gondok, pohon rumbia dan lain-lain.
3)     Dapat diolah menjadi lahan pertanian.

Manfaat rawa bagi manusia, antara lain :
1)     Tumbuhan rawa seperti eceng gondok dapat dijadikan bahan baku pembuatan biogas dan barang-barang kerajinan anyaman seperti tas, dompet, hiasan dinding dan lain-lain,
2)     Dapat dijadikan daerah pertanian pasang surut,
3)     Sebagai lahan untuk usaha perikanan darat, dan
4)     Dapat dikembangkan menjadi daerah wisata.
 4). Sungai
Sungai adalah bagian permukaan bumi yang letaknya lebih rendah dari tanah di sekitarnya dan menjadi tempat mengalirnya air tawar menuju ke laut, danau, rawa atau ke sungai yang lain.

Berdasarkan sumber airnya sungai dibedakan menjadi tiga macam yaitu: sungai hujan, sungai gletser dan sungai campuran.

Jenis Sungai
Penjelasan
Contoh
Sungai Hujan
Sungai yang airnya berasal dari air hujan atau sumber mata air.
Sebagian besar sungai-sungai yang ada di Indonesia
Sungai Gletser,
sungai yang airnya berasal dari pencairan es.
Sungai Gangga di India (yang berhulu di Peg.Himalaya) dan hulu sungai Phein di Jerman (yang berhulu di Pegunungan Alpen)
Sungai Campuran
sungai yang airnya berasal dari pencairan es (gletser), dari hujan, dan dari sumber mata air.
sungai Digul dan sungai Mamberamo di Papua (Irian Jaya).

Berdasarkan debit airnya (volume airnya), sungai dibedakan menjadi 4 macam yaitu sungai permanen, sungai periodik, sungai episodik, dan sungai ephemeral.

Jenis Sungai
Penjelasan
Contoh
Sungai Permanen
sungai yang debit airnya sepanjang tahun relatif tetap
sungai Kapuas, Kahayan, Barito dan Mahakam di Kalimantan. Sungai Musi, Batanghari dan Indragiri di Sumatera.
Sungai Periodik
sungai yang pada waktu musim hujan airnya banyak, sedangkan pada musim kemarau airnya kecil.
sungai Bengawan Solo, dan sungai Opak di Jawa Tengah. Sungai Progo dan sungai Code di Daerah Istimewa Yogyakarta serta sungai Brantas di Jawa Timur.
Sungai Episodik
sungai yang pada musim kemarau airnya kering dan pada musim hujan airnya banyak.
Sungai Kalada di pulau Sumba
Sungai Ephemeral
sungai yang ada airnya hanya pada saat musim hujan. Pada hakekatnya sungai jenis ini hampir sama dengan jenis episodik, hanya saja pada musim hujan sungai jenis ini airnya belum tentu banyak.


Berdasarkan arah alirannya, sungai dibedakan menjadi 5 jenis yaitu sungai konsekuen, sungai subsekuen, sungai obsekuen, sungai resekuen dan sungai insekuen.

Jenis Sungai
Penjelasan
Sungai Konsekuen
sungai yang airnya mengalir mengikuti arah lereng awal
Sungai Subsekuen atau strike valley
sungai yang aliran airnya mengikuti strike batuan
Sungai Obsekuen
sungai yang aliran airnya berlawanan arah dengan sungai konsekuen atau berlawanan arah dengan kemiringan lapisan batuan serta bermuara di sungai subsekuen
Sungai Resekuen
sungai yang airnya mengalir mengikuti arah kemiringan lapisan batuan dan bermuara di sungai subsekuen.
Sungai Insekuen
sungai yang mengalir tanpa dikontrol oleh litologi maupun struktur geologi.

Berdasarkan struktur geologinya sungai dibedakan menjadi dua yaitu sungai anteseden dan sungai sungai superposed.

Jenis Sungai
Penjelasan
Sungai Anteseden
sungai yang tetap mempertahankan arah aliran airnya walaupun ada struktur geologi (batuan) yang melintang. Hal ini terjadi karena kekuatan arusnya, sehingga mampu menembus batuan yang merintanginya.
Sungai Superposed
sungai yang melintang, struktur dan prosesnya dibimbing oleh lapisan batuan yang menutupinya.

Berdasarkan pola alirannya sungai dibedakan menjadi 6 macam yaitu radial, dendritik, trellis, rektanguler dan pinate).

Jenis Sungai
Penjelasan
Radial Sentripetal
pola aliran yang mengumpul menuju ke pusat. Pola ini terdapat
di daerah basin (cekungan)
Radial sentrifugal
pola aliran yang menyebar meninggalkan pusatnya. Pola aliran ini terdapat di daerah gunung yang berbentuk kerucut
Dendritik
pola aliran yang tidak teratur. Pola alirannya seperti pohon, di mana sungai induk memperoleh aliran dari anak sungainya. Jenis ini biasanya terdapat di daerah datar atau daerah dataran pantai.
Trellis
pola aliran yang menyirip seperti daun. Aliran di daerah lipatan
Rektangular
pola aliran yang membentuk sudut siku-siku atau hampir siku-siku 90. Aliran di daerah patahan
Pinate
pola aliran di mana muara-muara anak sungainya membentuk sudut lancip
Anular
pola aliran sungai yang membentuk lingkaran. Mengalir melalui daerah berstruktur dome (kubah).


Bagian-bagian Sungai dan Ciri-cirinya

Bagian-bagian dari sungai bisa dikategorikan menjadi tiga, yaitu bagian hulu, bagian tengah dan bagian hilir.

Bagian Sungai
Ciri-ciri
Hulu
·   arusnya deras,
·   daya erosinya besar,
·   arah erosinya (terutama bagian dasar sungai) vertikal.
·   Palung sungai berbentuk V dan lerengnya cembung (convecs),
·   kadang-kadang terdapat air terjun atau jeram
·   tidak terjadi pengendapan.
Tengah
·   arusnya tidak begitu deras,
·   daya erosinya mulai berkurang,
·   arah erosi ke bagian dasar dan samping (vertikal dan horizontal),
·   palung sungai berbentuk U (konkaf),
·   mulai terjadi pengendapan (sedimentasi)
·   mulai terjadi meander yaitu kelokan sungai yang mencapai 180atau lebih.
Hilir
·   arusnya tenang,
·   daya erosi kecil dengan arah ke samping (horizontal),
·   banyak terjadi pengendapan,
·   sering terjadi meander
·   di bagian muara kadang-kadang terjadi delta serta palungnya lebar



Daerah Aliran Sungai (DAS)

Daerah Aliran Sungai sering disebut dengan Drainage Area, atau Rivers basin atau Watershed.
DAS adalah daerah yang berada di sekitar sungai, apabila terjadi turun hujan di daerah tersebut, airnya mengalir ke sungai yang bersangkutan.
DAS merupakan daerah di sekitar sungai tempat air hujan tertampung dan tempat di mana air hujan dialirkan ke sungai tersebut. DAS dibedakan menjadi dua yaitu DAS gemuk dan DAS kurus.

Jenis DAS
Penjelasan
DAS gemuk
suatu DAS yang luas sehingga memiliki daya tampung air yang besar. Sungai dengan DAS seperti ini, airnya cenderung meluap bila di bagian hulu terjadi hujan deras.
DAS kurus
DAS yang relatif tidak luas sehingga daya tampung airnya kecil. Sungai dengan DAS semacam ini luapan airnya tidak begitu hebat ketika bagian hulunya terjadi hujan lebat.

Cara menjaga kelestarian DAS antara lain tidak menggunduli hutan/tanaman-tanaman di areal DAS. Cara lainnya yaitu tidak mendirikan bangunan di areal DAS sebagai tempat pemukiman atau keperluan lainnya.

Kerusakan DAS
Dampak dari Kerusakan DAS
·       Lingkungan DAS semakin bertambah gundul,
·       Di sekitar DAS menjadi tempat pemukiman penduduk yang padat.
·       air sungai meluap, sering terjadi banjir,
·       akan terbentuk delta sungai,
·       dataran pantai (tempat bermuaranya sungai) bertambah luas.





C. Perairan Laut

Jenis Laut

Menurut cara terjadinya kita mengenal adanya laut Transgresi, laut Ingresi dan laut Regresi.

Jenis Laut
Penjelasan
Contoh
Laut Transgresi (laut yang meluas),
terjadi karena adanya perubahan permukaan laut secara positif (secara meluas). Perubahan permukaan ini terjadi karena naiknya permukaan air laut atau daratannya yang turun, sehingga bagian-bagian daratan yang rendah tergenang air laut. Perubahan ini terjadi pada zaman es.
laut Jawa, laut Arafuru dan laut Utara
Laut Ingresi
laut yang terjadi karena adanya penurunan tanah di dasar laut. Oleh karena itu laut ini juga sering disebut laut tanah turun. Penurunan tanah di dasar laut akan membentuk lubuk laut dan palung laut. Lubuk laut atau basin adalah penurunan di dasar laut yang berbentuk bulat
palung Mindanau yang dalamnya 10.085 m, palung Sunda yang dalamnya 7.450 m, palung Jepang yang dalamnya 9.433 m serta palung Mariana yang dalamnya 10.683 m (terdalam di dunia).
Laut Regresi
laut yang menyempit. Penyempitan terjadi karena adanya pengendapan oleh batuan (pasir, lumpur dan lain-lain) yang dibawa oleh sungai-sungai yang bermuara di laut tersebut
Penyempitan laut banyak terjadi di pantai utara pulau Jawa

Menurut letaknya, laut dibedakan menjadi tiga yaitu laut tepi, laut pertengahan dan laut pedalaman.

Jenis Laut
Penjelasan
Contoh
Laut tepi
(laut pinggir)
laut yang terletak di tepi benua (kontinen) dan seolah-olah terpisah dari samudera luas oleh daratan pulau-pulau atau jazirah.
Laut Cina Selatan dipisahkan oleh kepulauan Indonesia dan kepulauan Filipina.

Laut pertengahan
laut yang terletak di antara benua-benua. Lautnya dalam dan mempunyai gugusan pulau-pulau.
Tengah di antara benua Afrika-Asia dan Eropa, laut Es Utara di antara benua Asia dengan Amerika dan laut-laut di kepulauan Indonesia.
Laut pedalaman
laut-laut yang hampir seluruhnya dikelilingi oleh daratan
Laut Kaspia, laut Hitam dan laut Mati.

Berdasarkan kedalamannya laut dibedakan menjadi 4 wilayah (zona) yaitu: zona Lithoral, zona Neritic, zona Bathyal dan zona Abysal.

Jenis Laut
Penjelasan
Zone Lithoral
wilayah pantai atau pesisir atau shore. Di wilayah ini pada saat air pasang tergenang air dan pada saat air laut surut berubah menjadi daratan. Oleh karena itu wilayah ini sering juga disebut wilayah pasang-surut.
Zone Epineritik
Laut-laut yang memiliki kedalaman antara 0 – 50 meter. Banyak terumbu karang, padang lamun.
Zone Neritik
Laut yang memiliki kedalaman antara 50 – 200 m. Merupakan zone laut tempat hidup banyak organism laut karena sinar matahari masih tembus sampai ke dasar laut, sehingga memudahkan tumbuhan laut melakukan fotosintesis.
Zone Bathial
Laut yang memiliki kedalaman antara 200 – 2.000 m. Sudah mulai jarang organism laut
Zone Abbysal
Laut yang memiliki kedalaman antara 2.000 – 5.000 m. sangat jarang organism laut. Tempat hidup predator pemakan bangkau yang dapat memancarkan cahaya sendiri. Contoh ikan angler.
Zone Hadal
Laut yang memiliki kedalaman lebih dari 5.000 m.


Cara Mengukur Kedalaman Laut

Ada dua cara yang dapat ditempuh untuk mengukur kedalaman laut yaitu dengan menggunakan teknik bandul timah hitam (dradloading) dan teknik Gema duga atau Echo Sounder atau Echoloading.

a. Teknik Bandul Timah Hitam (dradloading)

Teknik ini ditempuh dengan menggunakan tali panjang yang ujungnya diikat dengan bandul timah sebagai pemberat. Dari sebuah kapal tali diturunkan hingga bandul menyentuh dasar laut. Selanjutnya panjang tali diukur dan itulah kedalaman laut.


b. Gema duga atau Echo Sounder atau Echoloading

Penggunaan teknik ini didasarkan pada hukum fisika tentang perambatan dan peantulan bunyi dalam air. Isyarat bunyi yang dikeluarkan dari sebuah peralatan yang dipasang di dasar kapal memiliki kecepatan merambat rata-rata 1600 meter per detik sampai membentur dasar laut. Setelah membentur dasar laut bunyi dipantulkan dalam bentuk gema dan ditangkap melalui sebuah peralatan yang juga dipasang di dasar kapal. Jarak waktu yang diperlukan untuk perambatan dan pemantulan dapat diterjemahkan sebagai kedalaman laut.

Rumus untuk mencari kedalaman laut melalui teknik gema duga adalah sebagai
d = ½ ( V x t)

berikut:


di mana d = kedalaman laut, V = kecepatan suara dalam laut dan t = waktu

Misalnya diketahui waktu yang diperlukan untuk perambatan bolak-balik (t) ada 4 detik dan kecepatan suara dalam laut (V) = 1600 m/detik, maka kedalaman laut dapat dihitung sebagai berikut:

d = ½ ( V x t)
d = ½ (1.600 x 4)
d= ½ x 6.400 m
d= 3.200 m

jadi kedalaman laut  adalah 3.200 m

Morfologi Dasar Laut

Seperti halnya bentuk muka bumi di daratan yang beraneka ragam, bentuk muka bumi di lautan juga beragam. Bedanya bentuk muka bumi di lautan tidak seruncing dan sekasar relatif di daratan. Keadaan ini akibat dari erosi dan pengupasan olah arus laut.

Bentuk-bentuk muka bumi di lautan adalah sebagai berikut :

1.     Landas kontinen (continental shelf), yaitu wilayah laut yang dangkal di sepanjang pantai dengan kedalaman kurang dari 200 meter, dengan kemiringan kira-kira 8,4 %. Landas kontinen merupakan, dasar laut dangkal di sepanjang pantai dan menjadi bagian dari daratan. Contohnya Dangkalan Sunda yang merupakan bagian dari Benua Asia yang terletak antara Pulau Kalimantan, Jawa dan Sumatra.
2.     Lereng benua (continental slope), merupakan kelanjutan dari continental shelf dengan kemiringan antara 4 % sampai 6 %. Kedalaman lereng benua lebih dari 200 meter.
3.     Dasar Samudra (ocean floor), meliputi:
Deep Sea Plain, yaitu dataran dasar laut dalam dengan kedalaman lebih dari 1000 meter.
The Deep, yaitu dasar laut yang terdalam yang berbentuk palung laut (trog).

Pada ocean floor terdapat relief bentukan antara lain:

Relief
Penjelasan
Contoh
Gunung laut
gunung yang kakinya di dasar laut sedangkan badan puncaknya muncul ke atas permukaan laut dan merupakan sebuah pulau.
Gunung Krakatau.
Seamount
gunung di dasar laut dengan lereng yang curam dan berpuncak runcing serta kemungkinan mempunya tinggi sampai 1 km atau lebih tetapi tidak sampai ke permukaan laut.
St. Helena, Azores da Ascension di laut Atlantik.
Guyot
gunung di dasar laut yang bentuknya serupa dengan seamount tetapi bagian puncaknya datar
Banyak terdapat di lautan Pasifik.
Punggung laut (ridge)
punggung pegunungan yang ada di dasar laut.
punggung laut Sibolga.
Ambang Laut
pegunungan di dasar laut yang terletak diantara dua laut dalam.
ambang laut sulu, ambang laut sulawesi.
Lubuk laut (basin)
dasar laut yang bentuknya bulat cekung yang terjadi karena ingresi.
dasar laut yang bentuknya bulat cekung yang terjadi karena ingresi.
Palung laut (trog)
lembah yang dalam dan memanjang di dasar laut terjadi karena ingresi
Palung Sunda, Palung Mindanao, Palung Mariana.


Gerak Air Laut

Gerakan air laut yaitu: arus laut, gelombang laut, dan pasang surut air laut.

Arus laut

Arus laut (sea current) adalah gerakan massa air laut dari satu tempat ketempat lain baik secara vertikal (gerak ke atas) maupun secara horizontal (gerakan ke samping).

Faktor-faktor yang mempengaruhi arus laut, antara lain :
1.   Gaya coriolis, yaitu gaya yang membelok arah arus dari tenaga rotasi bumi. Pembelokan itu akan mengarah ke kanan di belahan bumi utara dan mangarah ke kiri di belahan bumi selatan.
2.   Angin yang bertiup
3.   Perbedaan kadar garam.

Nama-nama arus yang terdapat di samudra-samudra :

a. Di Samudera Pasifik

Letak
Nama Arus
Penjelasan
Utara Khatulistiwa
Arus Khatulistiwa Utara
arus panas yang mengalir menuju ke arah barat sejajar dengan garis khatulistiwa dan ditimbulkan serta didorong oleh angin pasat timur laut.
Arus Kuroshio
lanjutan arus khatulistiwa utara karena setelah sampai di dekat Kepulauan Filipina, arahnya menuju ke utara. Arus ini merupakan arus panas yang mengalir dari utara Kepulauan Filipina, menyusur sebelah timur Kepulauan Jepang dan terus ke pesisir Amerika Utara (terutama Kanada). Arus ini didorong oleh angin barat.
Arus Kalifornia
mengalir di sepanjang pesisir barat Amerika Utara ke arah selatan menuju ke khatulistiwa. Arus ini merupakan lanjutan arus kuroshio, termasuk arus menyimpang (pengaruh daratan) dan arus dingin.
Arus Oyashio
arus dingin yang didorong oleh angin timur dan mengalir dari selat Bering menuju ke selatan dan berakhir di sebelah timur Kepulauan Jepang bertemu dengan arus Kuroshio (terhambat oleh kuroshio). Di tempat pertemuaan arus dingin Oyashio dengan arus panas Kuroshio terdapat daerah perikanan yang kaya, sebab plankton-plankton yang terbawa oleh arus Oyashio berhenti pada daerah pertemuaan arus panas Kuroshio yang hangat dan tumbuh subur.
Selatan Khatulistiwa
Arus Khatulistiwa Selatan
arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa. Arus ini ditimbulkan atau didorong oleh angin pasat tenggara.
Arus Humboldt atau Arus Peru
lanjutan dari sebagian arus angin barat yang mengalir di sepanjang barat Amerika Selatan menyusur ke arah utara. Arus ini merupakan arus menyimpang serta didorong oleh angin pasat tenggara dan termasuk arus dingin.
Arus Australia Timur
merupakan lanjutan arus khatulistiwa selatan yang mengalir di sepanjang pesisir Australia Timur dari arah utara ke selatan (sebelah timur Great Barrier Reef).
Arus Angin Barat
lanjutan dari sebagian arus Australia timur yang mengalir menuju ke timur (pada lintang 30°- 40°LS) dan sejajar dengan garis ekuator. Arus ini didorong oleh angin barat.
Di sepanjang garis khatulistiwa
Arus pengisi/arus perata disebut “arus kompensasi”
Arus Khatulistiwa Utara dan Arus Khatulistiwa Selatan setelah bergerak,meninggalkan tempat yang tinggi airnya lebih rendah dari sekitarnya, sehingga segera tempat ini diisi oleh aliran air laut baru yang membentuk arus. Contohnya adalah Arus Sungsang Khatulistiwa, yang mengalir sepanjang garis khatulistiwa ke timur dan merupakan arus panas.

b.    Di Samudera Atlantik

Letak
Nama Arus
Penjelasan
Utara Khatulistiwa
Arus Khatulistiwa Utara
arus panas yang mengalir menuju ke arah barat sejajar dengan garis khatulistiwa dan ditimbulkan serta didorong oleh angin pasat timur laut.
Arus Teluk Gulfstream
arus menyimpang yang segera diperkuat oleh dorongan angin besar dan merupakan arus panas. Arus khatulistiwa utara (ditambah dengan sebagian arus khatulistiwa selatan) semula masuk ke Laut Karibia terus ke Teluk Mexiko dan keluar dari teluk ini melalui Selat Florida(sebagai Arus Florida).
Arus Tanah Hijau Timur atau Arus Greenland Timur,
arus dingin yang mengalir dari laut Kutub Utara ke selatan menyusur pantai timur Tanah Hijau. Arus ini didorong oleh angin timur (yang berasal dari daerah kutub).
Arus Labrador
berasal dari laut Kutub Utara yang mengalir ke selatan menyusuri pantai timur Labrador. Arus ini didorong oleh angin timur dan merupakan arus dingin, yang pada umumnya membawa “gunung es” yang ikut dihanyutkan.
Arus Canari
arus menyimpang dan termasuk arus dingin. Arus ini merupakan lanjutan sebagian arus teluk yang mengubah arahnya setelah pengaruh daratan Spanyol dan mengalir ke arah selatan menyusur pantai barat Afrika Utara.
Selatan Khatulistiwa
Arus Khatulistiwa Selatan
arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa. Arus ini ditimbulkan atau didorong oleh angin pasat tenggara.
Arus Brazilia
lanjutan dari sebagian arus angin barat yang mengalir ke arah selatan menyusuri pantai timur Amerika Selatan (khususnya Brazilia). Arus ini termasuk arus menyimpang dan merupakan arus panas.
Arus Benguela
lanjutan dari sebagian arus angin barat, yang mengalir ke arah utara menyusuri pantai barat Afrika Selatan. Arus ini merupakan arus dingin, yang akhirnya kembali menjadi Arus Khatulistiwa Selatan.
Arus Angin Barat
lanjutan dari sebagian arus Brazilia yang mengalir menuju ke timur (pada lintang 30°- 40°LS) dan sejajar dengan garis ekuator. Arus ini didorong oleh angin barat dan merupakan arus dingin.


c. Di Samudera Hindia

Letak
Nama Arus
Penjelasan
Utara Khatulistiwa
Arus Musim Barat Daya
arus panas yang mengalir menuju ke timur menyusuri Laut Arab dan Teluk Benguela. Arus ini ditimbulkan dan didorong oleh angin musim barat daya. Arus ini berjalan kurang kuat sebab mendapa hambatan dari gerakan angin pasat timur laut.
Arus Musim Timur Laut
arus panas yang mengalir menuju ke barat menyusuri Teluk Benguela dan Laut Arab. Arus ini ditimbulkan dan didorong oleh angin musim timur laut.
Selatan Khatulistiwa
Arus Khatulistiwa Selatan
arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa yang nantinya pecah menjadi dua (Arus Maskarena dan Arus Agulhas setelah sampai di timur Madagaskar). Arus ini ditimbulkan dan didorong oleh angin pasat tenggara.
Arus Maskarena dan Arus Agulhas,
arus menyimpang dan merupakan arus panas. Arus ini juga merupakan lanjutan dari pecahan Arus Khatulistiwa Selatan. Arus Maskarena mengalir menuju ke selatan, menyusuri pantai Pulau Madagaskar Timur. Arus Agulhas juga mengalir menuju ke selatan menyusuri pantai Pulau Madagaskar Barat.
Arus Angin Barat
lanjutan dari sebagian arus angin barat, yang mengalir ke arah utara menyusur pantai barat Benua Australia. Arus ini termasuk arus menyimpang dan merupakan arus dingin yang akhirnya kembali menjadi Arus Khatulistiwa Selatan.




Peta Arus Laut Dunia



Gelombang laut

Gelombang laut atau ombak merupakan gerakan air laut yang paling umum dan mudah kita amati. Helmholts menerangkan prinsip dasar terjadinya gelombang laut sebagai berikut :
“Jika ada dua massa benda yang berbeda kerapatannya (densitasnya) bergesekan satu sama lain, maka pada bidang gerakannya akan terbentuk gelombang”.

Gelombang terjadi karena beberapa sebab, antara lain:

a.   Karena angin. Gelombang terjadi karena adanya gesekan angin di permukaan, oleh karena itu arah gelombang sesuai dengan arah angin.
b.  Karena menabrak pantai. Gelombang yang sampai ke pantai akan terjadib hempasan dan pecah. Air yang pacah itu akan terjadi arus balik dan membentuk gelombang, oleh karena itu arahnya akan berlawanan dengan arah datangnya gelombang
c.   Karena gempa bumi. Gelombang laut terjadi karena adanya gempa di dasar laut. Gempa terjadi karena adanya gunung laut yang meletus atau adanya getaran/pergeseran kulit bumi di dasar laut.

Gerakan permukaan gelombang dapat dikelompokan sebagai berikut:

Gerakan permukaan
Penjelasan
Gerak osilasi
gerak gelombang akibat molekul air bergerak melingkar. Gerak osilasi biasanya terjadi di laut lepas, yaitu pada bagian laut dalam. Adanya gelombang dibangkitkan oleh kecepatan angin, lamanya angin bertiup, luas daerah yang ditiup angin (fetch), dan kedalaman laut. Gelombang ini memiliki tinggi dan lembah gelombang. Puncak gelombang akan pecah di dekat pantai yang disebut breaker atau gelora.
Gerak translasi
gelombang osilasi yang telah pecah lalu seperti memburu garis pantai, bergerak searah dengan gerak gelombang tanpa diimbangi gerakan mundur. Gelombang ini tidak memiliki puncak dan lembah yang kemucian dikenal dengan istilah surf. Gelombang ini dimanfaatkan untuk olah raga surfing.
Gerak swash dan back swash
berbentuk gelombang telah menyentuh garis pantai. Kedatangan gelombang disebut swash, sedangkan ketika kembali disebut back swash


Pasang Surut (Ocean Tide)

Pasang naik dan pasang surut merupakan bentuk gerakan air laut yang terjadi karena pengaruh gaya tarik bulan dan matahari terhadap bumi. Hal ini didasarkan pada hukum Newton yang berbunyi:

Dua benda akan terjadi saling tarik menarik dengan kekuatan yang berbanding terbalik dengan pangkat dua jaraknya.

Berdasarkan hukum tersebut berarti makin besar/jauh jaraknya makin kecil daya tariknya. Karena jarak dari bumi ke matahari lebih jauh dari pada ke jarak bulan, maka pasang surut permukaan air laut lebih banyak dipengaruhi oleh bulan.

Ada dua macam pasang surut.

1)       Pasang Purnama, ialah peristiwa terjadinya pasang naik dan pasang surut tertinggi (besar). Pasang besar terjadi pada tanggal 1 (berdasarkan kalender bulan) dan pada tanggal 14 (saat bulan purnama).
2)       Pasang Perbani, ialah peristiwa terjadinya pasang naik dan pasang surut terendah (kecil). Pasang kecil terjadi pada tanggal 7 dan 21 kalender bulan. Pada kedua tanggal tersebut posisi Matahari - bulan - B u m i membentuk sudut 900. Gaya tarik Bulan dan Matahari terhadap Bumi berlawanan arah sehingga kekuatannya menjadi berkurang (saling melemahkan) dan terjadilah pasang terendah (rendah).

Terjadinya peristiwa pasang surut permukaan air laut sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, antara lain: untuk kepentingan penelitian, usaha pertambakan, kepentingan militer misalnya untuk mengatur pendaratan pasukan katak, sumber energi listrik, usaha pertanian lahan pasang surut.

B. Kualitas Air Laut

Air Laut dipermukaan bumi dapat dibedakan antara wilayah laut yang satu dengan wilayah laut yang lain. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari suhu, kecerahan, dan salinitas.


1. Suhu air laut

Keadaan suhu perairan laut banyak ditentukan oleh penyinaran matahari yang disebut proses insolation. Pemanasan di daerah tropik/khatulistiwa akan berbeda dengan hasil pemanasan di daerah lintang tengah atau kutub. Oleh karena bentuk bumi bulat, di daerah tropis sinar matahari jatuh hampir tegak lurus, sedangkan di daerah kutub umumnya menerima sinar matahari dengan sinar yang condong. Sinar jatuh condong bidang jatuhnya akan lebih luas dari pada sinar jatuh tegak. Selain oleh kemiringan sinar jatuh, di daerah kutub banyak sinar dipantulkan kembali ke atmosfer sehingga semakin menambah dingin keadaan suhu di daerah kutub.
Namun walaupun di daerah tropis lebih panas dari kutub, daerah tropis memiliki suhu air lebih rendah dibandingkan suhu air laut di daerah subtropis. Hal ini karena faktor keawanan yang menutupi di daerah tropis banyak awan yang menutupi dibandingkan dengan di daerah subtropik. Awan banyak menyerap sinar datang dan menimbulkan nilai kelembaban udara yang tinggi. Adapun di daerah subtropik, insolation yang tinggi tidak diikuti oleh kelembaban dan keawanan sehingga di daerah ini lebih panas.
Berdasarkan kedalamannya, sinar matahari banyak diserap oleh lapisan permukaan laut hingga kedalaman antara 200 – 1000 meter suhu turun secara drastis, dan pada daerah yang terdalam bisa mencapai suhu kurang dari 2°C.

Pola suhu di perairan laut pada umumnya:

a. Makin ke kutub makin dingin.
Pada permukaan samudera, umumnya dari khatulistiwa berangsur-angsur dingin sampai ke  laut-laut kutub, di khatulistiwa ± 28° C, pada laut-laut kutub antara 0° sampai 2° C.

b. Makin ke bawah makin dingin
Panas matahari hanya berpengaruh di lapisan atas saja. Di dasar samudera rata-rata 2° C (juga di dasar samudera daerah tropik). Sebab yang utama adalah karena air dingin yang berasal dari daerah kutub mengalir kearah khatulistiwa.

2.  Kecerahan Air Laut
         
Kecerahan air laut ditentukan oleh kekeruhan air laut itu sendiri dari kandungan sedimen yang dibawa oleh aliran sungai. Pada laut yang keruh, radiasi sinar matahari yang dibutuhkan untuk proses fotosintesis tumbuhan laut akan kurang dibandingkan dengan air laut jernih. Air laut juga menampakan warna yang berbeda-beda tergantung pada zatzat organik maupun anorganik yang ada.

Ada beberapa warna-warna air laut karena beberapa sebab:

Warna air laut
Penyebab
Biru
sinar matahari yang bergelombang pendek (sinar biru) dipantulkan lebih banyak dari pada sinar lain.
Kuning
dasarnya terdapat lumpur kuning, misalnya sungai kuning di Cina.
Hijau
adanya lumpur yang diendapkan dekat pantai yang memantulkan warna hijau dan juga karena adanya planton-planton dalam jumlah besar.
Merah
banyaknya binatang-binatang kecil berwarna merah atau ganggang merah  yang terapung-apung.
Ungu
adanya organisme kecil yang mengeluarkan sinar fosfor seperti di laut ambon.
Hitam
di dasarnya terdapat lumpur hitam seperti di laut hitam
Putih
permukaannya selalu tertutup es seperti di laut kutub utara dan selatan.


3. Salinitas Air Laut

Salinitas atau kadar garam ialah banyaknya garam-garaman (dalam gram) yang terdapat dalam 1 Kg (1000 gr) air laut, yang dinyatakan dengan ‰ atau perseribu.
Salinitas umumnya stabil, walaupun di beberapa tempat terjadi fluktuasi. Laut Mediterania dan Laut Merah dapat mencapai 39 ‰ – 40 ‰ yang disebabkan banyak penguapan, sebaliknya dapat turut dengan drastis jika turun hujan.

Tinggi rendahnya kadar garam (salinitas) sangat tergantung kepada faktor-faktor berikut :
a.   Penguapan, makin besar tingkat penguapan air laut di suatu wilayah, maka salinitasnya tinggi.
b.   Curah hujan, makin besar/banyak curah hujan di suatu wilayah laut maka salinitas air laut itu akan rendah dan sebaliknya makin sedikit/kecil curah hujan yang turun salinitas akan tinggi.
c.   Banyak sedikitnya sungai yang bermuara di laut tersebut, makin banyak sungai yang bermuara ke laut tersebut maka salinitas laut tersebut akan rendah.

Organisme Laut

Banyak organism yang terdapat di laut, organisme laut dibagi dalam jenis-jenis Plankton, Nekton dan Bentos.

Organisme Laut
Penjelasan
Plankton
Plankton terdiri dari dua jenis yaitu fitoplankton (golongan tumbuh-tumbuhan) dan zooplankton (golongan hewan).
1)     Fitoplankton, adalah tumbuh-tumbuhan air yang berukuran kecil, ia melayanglayang di air merupakan organisme laut yang menjadi makanan utama bagi ikan-ikan laut berukuran sedang dan kecil. Ia mampu memproduksi makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Contoh plankton ini yaitu Alga merah banyak terdapat di Laut Merah, Alga biru banyak terdapat di Laut Tropik,  Dinophysis, Navicula dan lain-lain.
2)     Zooplankton, adalah sebuah koloni (kelompok) yang terdiri dari berbagai-jenis hewan kecil yang sangat banyak jumlahnya. Contoh zooplankton misalnya Copepoda, Tomopteris, Arrow Wori, Jelly Fish (ubur-ubur) dan Crustace.
Di samping menjadi makanan utama ikan, tumpukan bangkai plankton di laut dangkal juga merupakan bahan dasar bagi terbentuknya mineral laut seperti gas dan minyak bumi setelah mengalami proses panjang dalam jangka waktu ribuan bahkan jutaan tahun.
Nekton
Nekton adalah hewan-hewan laut yang dapat bergerak sendiri ke sana ke mari seperti ikan-ikan laut, reptil laut, mamalia laut, cumi-cumi dan lain-lain.
Bentos
Bentos adalah organisme yang hidup di dasar laut baik yang menempel pada pasir maupun lumpur. Bentos dibedakan menjadi dua jenis, yaitu
1)    Bentos sesil adalah organisme dasar laut yang tidak bergerak contoh terumbu karang, koral, dll,
2)    Bentos vagile adalah organisme dasar laut yang bergerakBeberapa contoh  kerang, bulu babi, bintang laut, cambuk laut dan lain-lain.

Pembagian wilayah perairan laut di Indonesia

Ada tiga hal yang akan dikupas dalam masalah ini yaitu Batas Laut Nusantara, Batas Landas kontinen dan Zona Ekonomi Eksklusive (ZEE).
Tentang batas perairan suatu negara telah disepakati oleh negara-negara yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sesuai dengan hasil Konferensi Hukum Laut Internasional yang telah disepakati, Indonesia memiliki tiga batas wilayah laut yaitu Batas Laut Teritorial, Batas Landas Kontinen dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).


Wilayah Laut
Penjelasan
Batas Laut Teritorial
Laut Nusantara merupakan laut yang berada di antara pulau-pulau yang dibatasi oleh garis dasar pulau tersebut. Sedangkan Batas Laut Teritorial merupakan batas kedaulatan penuh negara Indonesia artinya negara-negara lain tidak diperbolehkan memasuki wilayah ini tanpa izin negara kita. Namun demikian Indonesia juga menyediakan jalur pelayaran sebagai prasarana lalu lintas damai. Di jalur ini Indonesia mempunyai hak penuh untuk memanfaatkan sumberdaya yang terkandung di dalamnya.
Batas Laut Teritorial ini ditarik sejauh 12 mil laut dari garis pantai yang terjauh menjorok ke laut (1 mil laut = 1,852 km).
Batas Landas Kontinen
menentukan apakah dasar laut merupakan kelanjutan dari suatu benua, biasanya dilihat dari struktur batuan pembentuknya (kondisi geologi). Yang paling mudah diamati, landas kontinen memiliki kedalaman tidak boleh lebih dari 150 meter.
Sedangkan Batas Landas Kontinen merupakan batas dasar laut yang sumberdaya alamnya dapat dikelola oleh negara yang bersangkutan. Batas Landas Kontinen diukur dari garis dasar ke arah luar paling jauh 200 mil laut.
Jika terdapat 2 negara yang berdampingan dalam satu landas kontinen dengan jarak yang kurang dari 200 mil, maka untuk menentukan batas landas kontinen bagi kedua negara tersebut dilakukan dengan cara membagi dua wilayah tersebut yang sama jauhnya dari garis pantai masing-masing.
Negara kita terletak pada 2 landas kontinen (landas kontinen Asia di bagian barat dan landas kontinen Australia di bagian timur), maka baik batas Indonesia dengan Malaysia dan Thailand (di bagian barat) serta Indonesia dengan Australia (di bagian timur) keduanya menggunakan Batas Landas Kontinen.
Batas Landas Kontinen Indonesia dengan Malaysia dan Thailand di selat Malaka, Batas Landas Kontinen Indonesia dengan Australia di selat Arafuru. Indonesia memiliki hak penuh untuk mengelola sumber alam yang terkandung di dasar laut yang masih dalam wilayah Batas Landas Kontinen dengan tetap menghormati dan tanpa mengganggu jalur lalu lintas pelayaran damai.
Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) adalah daerah-daerah yang berbatasan dengan laut bebas seperti sebelah selatan pulau Jawa dan sebelah barat pulau Sumatera yang berbatasan dengan Samudera Hindia atau Maluku Utara yang berbatasan dengan Samudera Pasifik.
ZEE diukur sejauh 200 mil laut dari garis pantai yang paling jauh menjorok ke laut (garis dasar). Di wilayah ini Indonesia memiliki hak dan kesempatan yang pertama untuk mengelola sumber daya alam yang terdapat di dalamnya dengan tanpa mengganggu jalur lalu lintas damai yang terdapat di wilayah tersebut.
Di luar ZEE adalah laut bebas yang siapapun boleh memanfaatkannya sepanjang ia mampu.