A Media Pembelajaran Namal: ekonomi Sparkly Santa Hat Ice Cream

Popular Products

Recent Products

Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan

Tugas Ekonomi Semester 2 Makalah Ekonomi - Peran Nyata BUMN/BUMD dalam Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat BAB 1 PE...

Tugas Ekonomi Semester 2

Tugas Ekonomi Semester 2

ekonomi

8 10 99

Tugas Ekonomi Semester 2

Makalah Ekonomi - Peran Nyata BUMN/BUMD dalam Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat


Image result for gambar tugas ekonomi



BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Seperti yang disebutkan pada UU No. 19 Tahun 2003, pengertian BUMN
adalah suatu badan usaha dimana modalnya dimiliki oleh pemerintah yang berasal
dari kekayaan negara.
BUMN adalah termasuk pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian secara
nasional. BUMN/BUMD didirikan dengan tujuan untuk mewujudkan kesejahteraan
masyarakat dan memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai sektor. Hal ini
didasari oleh UUD 1945 Pasal 33 ayat (2) dan ayat (3) yang menyatakan bahwa;
cabang-cabang produksi penting bagi Negara yang menguasai hajat hidup orang
banyak dikuasai oleh Negara. Kemudian bumi, air, dan kekayaan alam yang
terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-
besarnya kemakmuran rakyat.
Namun kenyataannya, peran BUMN dalam menstabilkan serta meningkatkan
perekonomian negara belum terlaksana dengan baik. Bahkan, beberapa laba BUMN
pun terus merugi hingga akhirnya bangkrut.
Padahal, tugas pertama Negara dalam membentuk BUMN adalah untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat dan memberikan layanan pada sektor yang belum
bisa dipenuhi atau dilakukan oleh pihak swasta, sehingga mampu menciptakan
kestabilan serta keseimbangan roda perekonomian dan pembangunan negara dan
mampu terlaksananya aspek sosial ekonomi lainnya, seperti mampu menciptakan
lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan menggerakan sektor - sektor usaha padat
karya, dsb. Adanya kehadiran BUMN ini seharusnya bisa membuat badan usaha
milik swasta yang kompetitif demi memajukan perekonomian serta pembangunan
negara dengan baik. Maka dari itu, kita sebagai masyarakat berkerjasama dengan
pemerintah untuk terus mengevaluasi dan memantau peran nyata dan apa saja
yang dilakukan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.

B. Rumusan Masalah
1. Apa saja tujuan BUMN/BUMD didirikan?
2. Apa saja fungsi BUMN/BUMD?
3. Apa saja peranan BUMN/BUMD untuk mensejahterakan masyarakatnya?
4. Apa saja contoh – contohnya? Peran nyata/program apa saja yang sudah
BUMN/BUMD itu laksanakan?
5. Bagaimana kondisi BUMN/BUMD di Indonesia saat ini?

BAB II
PEMBAHASAN

A. Tujuan BUMN/BUMD.
1. Memberikan  sumbangsih  pada  perekonomian  nasional dan penerimaan
kas negara
2. Mengejar dan mencari keuntungan
3. Pemenuhan hajat hidup orang banyak
4. Perintis kegiatan-kegiatan usaha
5. Memberikan bantuan dan perlindungan pada usaha kecil dan lemah

B. Fungsi BUMN/BUMD.
1. Fungsi komersial.

Salah satu tujuan mengapa suatu badan usaha dibentuk adalah untuk
memperoleh keuntungan. Untuk memperoleh keuntungan, BUMN/BUMD
harus mengelola sumber daya produksi secara efektif dan efisien dengan
tetap memerhatikan prinsip – prinsip manajemen. Untuk memperoleh
keuntungan yang optimal, badan usaha harus menghasilkan dan
meningkatkan produk yang berkualitas dan harga bersaing ataupun
memberikan pelayanan yang berkualitas kepada pelanggan.
Fungsi komersial dapat terlaksana dengan baik jika memerhatikan
fungsi manajemen dan fungsi operasional, seperti
perencanaan,pengorganisasian, pengawasan, mengelola SDM, produksi,
pemasaran, serta pembelanjaan dengan sebaik - baiknya.
2. Fungsi sosial

Fungsi ini berhubungan dengan manfaat dari adanya BUMN/BUMD itu
sendiri secara langsung atau tidak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Fungsi ini juga menyangkut tentang proses ahli teknologi dan ilmu

pengetahuan para pekerja. BUMN/BUMD harus membekali pengetahuan dan
keterampilan kepada para pekerjanya sesuai bidang.
Jadi, BUMN/BUMD tidak hanya memanfaatkan tenaga dan pikiran
pegawainya untuk kemajuan usaha semata tetapi juga untuk meningkatkan
kualitas dan masa depan para pegawai itu sendiri, sehingga masalah –
masalah seperti polusi atau kerusakan lingkungan bisa dikelola, ditata, dan
diminimalisir agar peluang terjadinya kecil.

3. Fungsi dalam pembangunan sosial

BUMN/BUMD juga menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan
ekonomi nasonal. Banyak yang dilakukan BUMN/BUMD untuk membantu
pemerintah, seperti peningkatan ekspor, sebagai perpanjangan tangan
pemerintah dalam pemerataan pendapata masyarakat dan pemerintah pun
bisa memungut pajak dari BUMN/BUMD tersebut.

4. Penyedia barang ekonomis dan jasa yg tidak dapat disediakan swasta.

5. Pengelola cabang-cabang produksi sumber daya kekayaan alam yang
menyangkut hajat hidup orang banyak dengan efektif dan efisien.

6. Penyedia layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

C. Peran nyata BUMN/BUMD dalam mensejahterakan rakyat.

Banyak sekali peran nyata yang dilakukan BUMN/BUMD untuk
mensejahterakan rakyatnya, yaitu
1. PKBL.

PKBL merupakan kepanjangan dari Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan. PK (Program Kemitraan) adalah suatu program dimana BUMN
wajib memberikan pinjaman usaha dan pembinaan kepada Usaha Mikro Kecil
dan Menengah (UMKM). Lalu BL (Bina Lingkungan) adalah sebuah program
yang diberikan melalui bantuan dana untuk keperluan program/kegiatan
pengembangan masyarakat.

PKBL dimulai sejak 1983 dengan dikeluarkannya PP tentang Tata
Cara Pembinaan dan Pengawasan Perjan, Perum dan Persero. Lalu pada tahun
1989 diciptakan suatu program Pembinaan Pengusaha Ekonomi Lemah dan
Koperasi yang sering disingkat PEGELKOP. Pada tahun 1994 nama program
tersebut diubah kembali dengan istilah Program Pembinaan Usaha Kecil dan
Koperasi (Program PUKK), hingga pada tahun 2003 program tersebut berganti
nama menjadi PKBL dan masih berjalan hingga saat ini.

Adanya program PK bertujuan untuk meningkatkan kemampuan
UMKM agar menjadi tangguh dan mandiri sehingga terciptanya kesejahteraan
masyarakat. Sasaran dari program ini adalah para UMKM yang bisa dikatakan
memiliki status non-bankable atau berarti belum mendapatkan akses pinjaman
dari bank.

Untuk mendapatkan pinjaman ini, UMKM harus memenuhi beberapa

kategori, yaitu:
1. Omzet maksimum 1 Milyar Rupiah

2. Kekayaan bersih maksimum 200 Juta (tidak termasuk tanah dan bangunan)

3. Milik WNI dan berdiri sendiri (bukan cabang suatu perusahaan)

4. Umur usaha minimum 1 tahun dan prospektip.

Keuntungan dari program ini antara lain:
1. Grace period 3 bulan

2. Bunga relatip ringan.

3. Kesempatan pameran di dalam & luar negeri.

4. Pelatihan dan pendampingan.

5. Fasilitas rescheduling dan reconditioning.

Keistimewaan PK dari pinjaman bank adalah pinjaman yang diberikan
kepada mitra binaannya hanya dikenakan bunga 6% flat per tahun dan diberikan
pembinaan secara “gratis” baik berupa peningkatakan kapasitas dalam bentuk
pelatihan dan promosi dalam bentuk keikutsertaan pameran skala nasional atau
penyelenggaraan bazar.

Calon mitra binaannya akan dievaluasi dengan prinsip 5C (Character,
Capacity, Capital, Collateral, Condition) yang sudah digunakan di perbankan
akan tetapi tidak seketat di perbankan. Para mitra binaan akan mendapatkan
pinjaman dengan jumlah Rp 75 Juta dalam jangka waktu 1 – 3 tahun.

Kemudian, Bina Lingkungan (BK) merupakan program pemberdayaan
kondisi sosial masyarakat oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dari bagian
laba BUMN. Bentuk bantuan berupa: tanggap bencana alam yaitu bantuan yang
diberikan oleh PKBL untuk orang-orang yang terkena bencana alam, kemudian
pendidikan/pelatihan yaitu bantuan yang diberikan oleh bagian PKBL di bidang
pendidikan biasanya berupa beasiswa ke sekolah-sekolah negeri serta
mengadakan pelatihan yang bertujuan untuk pengembangan sumber daya
manusia.

Selain itu bantuan juga diberikan dalam bidang kesehatan biasanya
berupa sumbangan kepada posyandu-posyandu terdekat dengan tempat BUMN
itu didirikan, bisa juga dengan mengadakan cek kesehatan gratis, kemudian
bantuan dalam prasarana & sarana umum yaitu bantuan yang diberikan dengan
cara perbaikan fasilitas umum yang ada di sekitar tempat BUMN didirikan,
pembangunan sarana ibadah, pelestarian alam, serta bantuan sosial
kemasyarakatan dalam rangka pengentasan kemiskinan, dan bentuk bantuan
lain yang terkait dengan upaya peningkatan kapasitas Mitra Binaan Program
Kemitraan.

Dengan adanya program PKLB ini, BUMN/BUMD berharap para
UMKM dapat mengembangkan usaha mereka tidak hanya menjangkau pasar
dalam negeri tetapi juga hingga merambah ke luar negeri. Dengan
memanfaatkan seluruh sektor, PKBL diharapkan menghasilkan mitra binaan
yang unggul dan sukses sehingga mampu memberikan hasil maksimal dan
membuat masyarakat menjadi lebih kreatif dalam memenuhi kebutuhannya.

Lebih dari itu mereka juga mampu untuk menghasilkan produk atau jasa yang
bermanfaat bagi masyarakat luas.

.
2. Mengelola sumber daya strategi.

Disini Badan Usaha Milik Negara berperan dalam pengelola sumber
daya strategi, maksudnya adalah seperti yang sudah tertulis dalam pengertian
BUMN itu sendiri yaitu BUMN diharapkan dapat memberikan barang dan jasa
untuk masyarakat, dalam menciptakan barang ataupun menyediakan jasa
BUMN secara otomatis mengelola sumber daya yang ada, yang pastinya
dengan menggunakan suatu strategi dan nantinya diharapkan dapat dipetik
suatu hasil untuk kemudian dapat diberikan dan bermanfaat untuk masyarakat.
Jika dikelola dengan strategi yang baik maka akan timbul industri strategi.
Industri strategi adalah adalah industri pengolahan yang memproses
output dari industri dasar menjadi barang bernilai tambah yang tinggi. Produk
hasil industri ini biasanya adalah barang intermediate atau barang modal yang
akan digunakan oleh industri hilir untuk memproduksi barang dan jasa. Industri
strategis memang salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia.
Saat ini, Kementrian Perindustrian sudah menetapkan 49 perusahaan
industri dan 14 kawasan industri yang terdiri dari tidak hanya perusahaan
BUMN, tetap juga ada perusahaan terbuka, dan industri padat modal dan
padat karya. Beberapa contoh dari industri strategis yang dilakuka
BUMN/BUMD adalah industri semen. Industri semen menjadi salah satu
komoditas unggulan yang menunjang tumbuh kembang industri dan ekonomi
Indonesia. Industri semen ini salah satunya dilakukan oleh BUMN Semen
Padang di Padang.
Adanya beberapa industri semen besar di Indonesia ini membuat
kebutuhan industri semen dalam negeri dapat tercukupi dengan produksi
dalam negeri, tanpa harus mengimpor. Dengan tercukupinya kebutuhan
semen, pembangunan di Indonesia seperti perumahan dan infrastruktur lain
dapat berkembang dengan pesat.

Industri besi dan baja juga merupakan salah satu komoditas unggulan
yang menunjang tumbuh kembang industri dan ekonomi. Indonesia memiliki
sejumlah tambang besi yang cukup potensial sehingga dapat menghasilkan
besi dan baja dalam jumlah cukup banyak. Industri besi dan baja paling awal di
Indonesia dikelola oleh PT Krakatau Steel di Cilegon, Banten.
Awalnya, pabrik ini mulai menghasilkan besi lempengan. Sekarang,
pabrik ini telah menghasilkan berbagai jenis besi beton serta pelat besi. Pabrik
ini kemudian mampu melebur bijih besi dari Ujung Kulon dan Lampung.
Kebutuhan besi Indonesia yang semakin meningkat sempat membuat
Indonesia harus mengimpor batangan besi. Namun, kini Indonesia kemudian
terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi besinya hingga
tak lagi harus mengimpor.
PT Krakatau Steel pun berkembang dengan cukup pesat hingga
mampu memproduksi besi beton serta aneka jenis bahan baku untuk
pembuatan baja yang dibutuhkan pabrik besi dan baja lain.
Dengan adanya industri strategis tersebut, para BUMN/BUMD
diharapkan mampu menghasilkan produk lewat teknologi tinggi dan menjadi
barang bernilai tambah yang tinggi, selain itu juga diharapkan mampu
menimbulkan sektor - sektor pola padat karya sehingga mampu mengurangi
angka pengangguran sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat
dan menunjang pertumbuhan perekonomian Indonesia.
3. Menggerakan program Padat Karya Tunai.

Padat Karya Tunai merupakan program pemerintah berupa kegiatan
pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin dan marginal, bersifat
produktif yang mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan
teknologi lokal untuk menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan dan
meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tujuan dari program ini adalah
mengoptimalkan tenaga kerja daerah sekaligus mempercepat peningkatan
kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. Program ini berupa membuka
lapangan kerja atau menggelontorkan dana untuk membantu memperbaiki
infrastruktur, sarana dan prasarana di suatu daerah.

4. Kontributor perekonomian negara.

BUMN memiliki sumbangan yang tidak kecil untuk menopang
perekonomian kita. Pelaksanaan peran BUMN tersebut diwujudkan dalam
kegiatan usaha hampir di seluruh sektor perekonomian, seperti sektor
pertanian, perkebunan, kehutanan, manufaktur, pertambangan. Selanjutnya,
keuangan, pos dan telekomunikasi, transportasi, listrik, industri, dan
perdagangan serta konstruksi.
Memang, belum semua sektor berhasil dengan baik karena ada
berbagai hambatan di dalamnya, namun BUMN sudah menunjukkan
perkembangan positif dari waktu ke waktu. Keberadaan BUMN diharapkan
menjadi agen pembangunan, tepatnya sebagai instrumen negara untuk
memenuhi tujuan-tujuan pembangunan tertentu, misalnya menyediakan
produk-produk yang penting bagi negara dan masyarakat, menstabilisasi
harga-harga barang, menyerap tenaga kerja, sebagai kontributor pemasukan
negara melalui deviden, pajak, dan lain-lain.
BUMN yang ditujukan menjadi agent of development, serta mengambil
posisi untuk mencari keuntungan bagi negara. BUMN merupakan milik negara
yang pembentukannya ditetapkan dengan UU, termasuk proses Penyertaan
Modal Negara (PMN) karena menggunakan uang rakyat. BUMN juga termasuk
organisasi hibrida karena diperbolehkan untuk mengelola dua jenis dana yang
terdiri atas dana publik dari keuangan negara tersebut dan swasta.
Dengan ciri dan bentuk seperti itu, BUMN harus memijakkan kaki pada
dua sisi yang bisa dikatakan kontradiktif. Di satu sisi, BUMN harus menjalankan
bisnis dengan mengikuti tata kelola yang baik (governance). Di sisi lain, BUMN
juga harus dapat berperan sebagai organisasi publik yang memberikan
pelayanan pada publik.
Dalam kenyataan, sejak munculnya BUMN-BUMN di Indonesia,
kebanyakan perusahaan negara itu justru malah menghasilkan masalah baik
bagi BUMN itu sendiri maupun bagi negara serta rakyat. Seringkali, di satu sisi
tujuan penyediaan produk dan penyerapan tenaga kerja tercapai, tapi di sisi
lain inefisiensi, korupsi, kolusi, nepotisme, dan kerugian merajalela
menghinggapi BUMN-BUMN itu.

Saat ini, boleh dikatakan bahwa BUMN tengah menunjukkan era
kebangkitannya setelah serangkaian program penyehatan dan pemulihan
perusahaan dilakukan pasca krisis ekonomi Indonesia 1998. Ada tiga indikator
kebangkitan BUMN saat ini yaitu; Pertama, dukungan dan keterlibatan BUMN
dalam sejumlah proyek strategis nasional. Kedua, semakin meningkatnya
jumlah BUMN yang melakukan ekspansi operasi di kawasan. Ketiga, semakin
banyaknya BUMN nasional yang mendapatkan pengakuan kinerja ditingkat
internasional. Tiga indikator itu masih belumlah cukup, masih sering terdengar
pertanyaan tentang bagaimana format terbaik untuk BUMN kita.
5. Merintis kegiatan usaha yang belum dapat digarap swasta.

Badan usaha yang berbasiskan swasta akan memerlukan modal yang
besar untuk dapat mengambil tender di bidang-bidang potensial. Sehingga tidak
banyak perusahaan swasta maupun koperasi yang dapat menggarap dengan
cepat dan baik sektor-sektor tertentu. Dengan kewenangan pemerintah, BUMN
dapat mengupayakan perhatian bagi sektor-sektor yang masih terabaikan
padahal potensial.
Jika memang diperlukan, pemerintah dapat melakukan impor tenaga
kerja, mesin-mesin dan alat produksi lainnya sebagai faktor produksi dalam
kegiatan usaha di sektor tertentu. Tentu saja dengan pertimbangan neraca
pembayaran.
6. Menyediakan lapangan kerja.

BUMN dapat menjadi penyedia lapangan kerja bagi banyak orang. Hal
ini berkaitan erat dengan dibutuhkannya tenaga kerja di berbagai sektor dan
wilayah seluruh Indonesia. Sehingga akan terjadi pembukaan lapangan kerja
hijau yang merata di seluruh wilayah nusantara. Gaji yang diberikan dan
fasilitas penunjang seperti jaminan keselamatan dan kecelakaan kerja yang
diberikan oleh BUMN juga dapat menjadi bagian dari usaha peningkatan taraf
hidup rakyat.
7. Memberikan bimbingan terhadap golongan ekonomi lemah.

Keberadaan BUMN sebagai pusat dari perekonomian potensial negara
akan membuat banyak pihak swasta belajar mengembangkan diri. BUMN dapat

menginspirasi atau bahkan membimbing pihak swasta agar dapat
mengembangkan diri sesuai dengan kebutuhan pasar.
Kita lihat saja PT Pos yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi,
pada zaman dahulu perusahaan yang dulunya berjenis jawatan ini menjadi
pilihan mutlak bagi masyarakat yang ingin berkirim kabar atau barang dengan
saudara.
Pada hari ini kita dapat menyaksikan pertumbuhan berbagai usaha
swasta yang bergerak di bidang jasa kurir dan telekomunikasi. Mulai dari Tiki
hingga JNE saat ini sudah dapat membantu meringankan kewajiban PT Pos
melayani masyarakat di pelosok daerah. Belum lagi perkembangannya yang
hanya menerima pengiriman surat hingga detik ini sudah dapat melayani
pembayaran listrik, pembayaran PDAM, pembayaran pajak, dan bahkan
melayani pembelian pulsa.

D. Contoh – contoh BUMN/BUMD dan programnya dalam meningkatkan
kesejahteraan masyarakat
1. PT Pertamina

PT Pertamina mengadakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan
atau PKBL. Program Kemitraan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan
usaha kecil mitra binaan PT Pertamina agar menjadi tangguh dan mandiri
sekaligus memberikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan
masyarakat sekitar wilayah operasi Pertamina. Hal tersebut diharapkan akan
dapat mendukung kegiatan usaha Pertamina maupun mitra bisnis.
Sedangkan Program Bina Lingkungan adalah program pemberdayaan kondisi
sosial masyarakat di sekitar wilayah operasi Pertamina melalui pemanfaatan
dana dari bagian laba BUMN dan bersifat hibah.
Pelaksanakan PKBL dari PT Pertamina ini didasari oleh bentuk
komitmen tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat. PKBL
telah dilaksanakan Pertamina sejak tahun 1993, dimana setiap tahunnya
terjadi peningkatan jumlah penyaluran dana untuk program ini.
Terdapat banyak mitra binaan PKBL Pertamina yang telah mandiri dan
tangguh, dimana hal tersebut dapat dibuktikan dengan pesatnya

perkembangan usaha mereka. Saat ini mereka telah melakukan aktivitas
pemasaran tidak hanya menjangkau pasar dalam negeri tetapi juga hingga
merambah ke luar negeri.
Keberhasilan PKBL dalam mengelola para mitra binaan juga terlihat
dengan berbagai penghargaan yang diperoleh. Penghargaan yang didapat
untuk Program Kemitraan antara lain adalah Gelar Karya PKBL BUMN Award
2011, sebagai The Best Executive Citra Awards dalam kegiatan tingkat Asean
Programme Consultant Indonesia Consortium.
Hal ini menunjukkan bahwa keseriusan dan eksistensi PKBL telah
diakui secara luas. Dengan memanfaatkan seluruh sektor, PKBL
menghasilkan mitra binaan yang unggul dan sukses sehingga mampu
memberikan hasil maksimal dan membuat masyarakat menjadi lebih kreatif
dalam memenuhi kebutuhannya. Lebih dari itu mereka juga mampu untuk
menghasilkan produk atau jasa yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
PT Pertamina juga menetapkan BBM Satu Harga, dikarenakan harga
BBM yang kompetitif ikut merangsang kegiatan ekonomi masyarakat.
Ditambah lagi dengan penerapan BBM Satu Harga di seluruh Nusantara yang
di samping memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat, juga berperan
untuk menstimulasi kegiatan perekonomian masyarakat.
Dengan adanya ketetapan BBM Satu Harga ini, membuat harga BBM
menjadi lebih terjangkau dan masyarakat diharapkan menjadi lebih leluasa
dalam melakukan aktivitas ekonomi, lebih produktif dan distribusi barang
menjadi lebih efisien, sehingga akan memengaruhi harga – harga barang
lainnya.
Salah satu contoh akibat adanya program BBM Satu Harga ini adalah
panen bawang di desa di NTT meningkat mencapai 6 kali lipat. Hal itu
disebabkan karena para petani bawang tidak lagi kesulitan mencari bahan
bakar karena sejak masuknya program BBM Satu Harga tersebut, BBM untuk
traktor menjadi lebih murah dan pasokannya pun lancar.
Maka dari itu, adanya program – program yang dilaksanakan PT
Pertamina tersebut sangat membantu untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat.
2. PT Telkomunikasi Indonesia Tbk

Telkom melaksanakan program PKD (Pemenuhan Kebutuhan Dasar)
dengan menyumbangkan fasilitas dan layanan ICT. Sebagai koordinator dan
PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Perum Percetakan Negara Republik
Indonesia (PNRI), dan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP)
sebagai BUMN pendamping.

SD Al Rahmah adalah satu dari dua sekolah yang mendapat bantuan
perbaikan dan penyediaan sarana dan prasarana sekolah dari BUMN. Salah
satunya, yaitu bantuan dari Telkom yang memberikan melengkapi sarana
sekolah dengan Broadband Learning Center (BLC) agar para siswa dapat
mengikuti perkembangan informasi dan dapat mempelajar penggunaan
information & communication technology (ICT) dalam kegiatan belajar-
mengajar.
Alasan mengapa Telkom menyubangkan fasilitas dan layanan ICT
adalah karena ICT menjadi kebutuhan prioritas bagi masyarakat. Oleh karena
itu, Telkom sebagai BUMN telekomunikasi digital juga melengkapi beberapa
bantuan dasar dengan fasilitas dan layanan ICT. Telkom beriharap dapat
membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan
dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

E. Kondisi BUMN/BUMD saat ini.

Menurut Said Didu, pengamat BUMN, kondisi BUMN di Indonesia sejak 2005
memang tidak baik, bahkan ada yang memprihatinkan. Contohnya yaitu, PT
Garuda Indonesia. PT Garuda terus mengalami kerugian setiap tahunnya. Pada
tahun 2017, PT Garuda rugi hingga Rp 2,88 T. Hal ini disebabkan adanya total
pengeluaran yang naik 13% hingga US$ 4,25 milliar.

PT Garuda mencatat kerugian USD 127,97 juta atau setara Rp 1,86 triliun
dalam kurun waktu Januari-September 2018. Angka ini menurun 38,31 persen. PT
Garuda terus merugi karena disebabkan beberapa faktor, di antaranya peningkatan
biaya operasional yang dipengaruhi kenaikan biaya perawatan, imbas dari naiknya
harga minyak dunia.

Contoh berikutnya, yaitu PLN yang pada kuartal ke III di 2018 mengalami
kerugian sebesar Rp 18 Trilliun. Kerugian tersebut terjadi karena adanya
pelemahan pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS karena selama ini PLN sering
kali kontrak dengan independent power producer (IPP) dan menggunakan dolar AS
untuk transaksi pembayaran.

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Demikianlah informasi tentang peran nyata BUMN/BUMD dalam
meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Dari uraian diatas, dapat ditarik
kesimpulan bahwa BUMN adalah suatu badan usaha dimana modalnya dimiliki
oleh pemerintah yang berasal dari kekayaan negara, termasuk pelaku ekonomi
dalam sistem perekonomian secara nasional dan didirikan dengan tujuan untuk
mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan memenuhi kebutuhan masyarakat
di berbagai sektor.
Adapun peran nyata BUMN/BUMD dalam meningkatkan kesejahteraan
masyrakat, yaitu:
1. Melakukan PKBL
2. Mengelola sumber daya strategi
3. Menggerakan program Padat Karya Tunai
4. Kontributor perekonomian negara
5. Merintis kegiatan usaha yang belum dilakukan sektor swasta
6. Menyediakan lapangan pekerjaan
7. Memberikan bimbingan terhadap golongan ekonomi lemah

Beberapa contoh BUMN yang sudah melaksanakan program –
program diatas adalah PT Telkomunikasi Indonesia Tbk dengan pemberian
layanan dan fasilitas ICT dan PT Pertamina dengan pelaksanaan program
PKBL.
Akan tetapi kondisi BUMN akhir – akhir ini memang sedang tidak baik,
bahkan ada yang memprihatinkan, seperti Contohnya yaitu, PT Garuda
Indonesia yang terus mengalami kerugian setiap tahunnya dan PLN yang pada
kuartal ke III di 2018 mengalami kerugian sebesar Rp 18 Trilliun.

Tugas Ekonomi Semester 1 Tugas Ekonomi Kelas X Semester 1 Beserta Jawabannya 1. Istilah ekonomi berasal dari bahasa Yun...

Tugas Ekonomi Semester 1

Tugas Ekonomi Semester 1

ekonomi

8 10 99

Tugas Ekonomi Semester 1

Tugas Ekonomi Kelas X Semester 1 Beserta Jawabannya


Image result for gambar tulisan tugas

1. Istilah ekonomi berasal dari bahasa Yunani, oikos (rumah tangga) dan nomos (aturan), adapun dalam bahasa Inggrisnya kita mengenal dengan istilah....
a. management of family
b. management of economics
c. management of discipline
d. economics control
e. management of household
Jawaban: e

2. Data-data berupa jumlah penduduk dan jumlah produksi termasuk ke dalam kelompok ilmu ekonomi....
a. teori
b. deskriptif
c. terapan
d. internasional
e. politk
Jawaban: b

3. Perbedaan antara teori ekonomi mikro dan teori ekonomi makro terletak pada....
a. subjeknya
b. objek formalnya
c. cara penghitungan
d. tokoh-tokohnya
e. tujuan analisis
Jawaban: b

4. Seorang ahli ekonomi yang memelopori pembahasan ekonomi secara sistematis dan menguraikannya secara ilmu pengetahuan adalah....
a. Adam Smith
b. Alfred Marshall
c. J.B. Say
d. Mankiw
e. Keynes
Jawaban: a

5. Di bawah ini yang tidak berkaitan dengan ilmu ekonomi adalah....
a. kelangkaan sumber daya
b. kemakmuran
c. kebutuhan manusia
d. perpindahan penduduk
e. kemiskinan
Jawaban: d

6. Contoh masalah yang dibahas dalam ekonomi makro adalah....
a. elastisitas permintaan
b. teori perilaku konsumen
c. pendapatan nasional
d. pendapatan per orang
e. laba suatu perusahaan
Jawaban: c

7. Pengertian kelangkaan dalam ilmu ekonomi adalah.....
a. tidak meratanya pendapatan
b. tidak semua kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi
c. kebutuhan manusia beraneka ragam
d. banyak pengangguran
e. perlu bantuan pemerintah untuk mendistribusikannya
Jawaban: b

8. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini.
1. Tenaga ahli kurang
2. Sumber daya melimpah
3. Penguasaan iptek rendah
4. Kebutuhan manusia terbatas
5. Jumlah modal terbatas
Dari pernyataan-pernyataan di atas yang merupakan faktor-faktor penyebab kelangkaan sarana pemuasa kebutuhan adalah....
a. 1, 2, dan 3
b. 1,3 dan 4
c. 1, 3 dan 5
d. 2, 3, dan 5
e. 3, 4, dan 5
Jawaban: c

9. Kelangkaan memaksa manusia untuk...
a. melakukan pemborosan
b. mengeluarkan biaya
c. membayar untuk mendapatkan barang atau jasa
d. memproduksi barang dan jasa
e. membuat pilihan
Jawaban: e

10. Berikut ini tujuan mempelajari ilmu ekonomi adalah....
a. Meningkatkan kegunaan suatu barang
b. Menjaga kestabilan harga
c. mengetahui peristiwa-peristiwa ekonomi dan mengatasi masalahnya
d. menciptakan wirausahawan-wirausahawan baru
e. mengurangi kebutuhan hidup
Jawaban: c

11. Ilmu yang membahas penerapan dari teori ekonomi adalah dalam kehidupan nayata disebut...
a. ilmu ekonomi deskriptif
b. ilmu ekonomi teori
c. ilmu ekonomi makro
d. ilmu ekonomi mikro
e. ilmu ekonomi terapan
Jawaban: e

12. Salah satu penyebab kelangkaan sumber daya alam adalah....
a. keserakahan manusia sehingga mengeksploitasi alam secara besar-besaran 
b. terbatasnya kemampuan manusia
c. akibat dari canggihnya teknologi
d. permintaan kebutuhan manusia yang tidak seimbang dengan ketersediaan barang dan jasa
e. faktor alam, dimana suatu saat alam pasti akan musnah
Jawaban: a

13. Berikut ini yang merupakan contoh dari prinsip ekonomi adalah....
a. Egi menghabiskan makanan yang dibawanya dari rumah
b. Ibu Hana lebih suka membeli sayuran di pasar tradisional daripada di supermarket yang harganya lebih mahal
c. Pak Rahman memanfaatkan sampah kaca untuk dijadikan lampu hias yang kemudian bernilai jual
d. Ayah Budi bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya
e. Yasmin menggunakan baju yang dibelikan oleh kakaknya karena baju yang dibelikan ibunya lebih mahal
Jawaban: b

14. Ami memiliki uang sebesar Rp 300.000,00 dan ingin sekali membeli sepatu serta ikut memberi sumbangan kepada para korban banjir. Oleh karena Ami memegang prinsip ekonomi, maka yang akan dilakukan Ami adalah....
a. membelanjakan semua uangnya untuk membeli sepatu dan tidak jadi memberikan sumbangan
b. memberikan seluruh uangnya untuk disumbangkan kepada para korban banjir
c. membeli sepatu yang bermerk sehingga tahan lama
d. membeli sepatu di tempat yang menjual sepatu dengan kualitas baik dan harga murah sehingga tetap dapat memberikan sumbangan
e. membeli sepatu yang murah lalu memberikannya kepada para korban banjir sehingga ada sisa uang yang dapat digunakan sewaktu-waktu
Jawaban: d

15. Kelangkaan sumber daya dilihat dari sudut ekonomi disebabkan oleh faktor....
a. keterbatasan
b. banyaknya permintaan
c. tingginya harga
d. tingkat konsumsi
e. biaya peluang
Jawaban: a
16. Pandangan-pandangan yang menggambarkan dan menjelaskan tentang hubungan dalam peristiwa-peristiwa ekonomi dan menganalisis peistiwa yang selanjutnya akan terjadi merupakan suatu bidang ekonomi yang disebut...
a. ekonomi deskriptif
b. teori ekonomi
c. ekonomi terapan
d. politik ekonomi
e. hukum ekonomi
Jawaban: b

17. Ilmu ekonomi yang mempelajari bagian-bagian teori ekonomi secara parsial disebut....
a. mikro ekonomi
b. makro ekonomi
c. ekonomi terapaan
d. ekonomi deskriptif
e. ilmu ekonomi
Jawaban: a

18. Ekonomi syariah merujuk pada...
a. alquran
b. hadis
c. sunah
d. alquran dan hadis
e. alquran dan sunah
Jawaban: d

19. Sistem ekonomi syariah bersifat....
a. individual
b. universal
c. liberal
d. campuran
e. terpusat
Jawaban: b

20. Riba alam transaksi ekonomi syariah diganti dengan....
a. mudharabah
b. muakkadah
c. murabahah
d. gharar
e. maesyir
Jawaban: a

1) Jika kenaikan permintaan lebih besar dari pada kenaikan penawaran, maka akan menyebabkan: a. Kenaikan harga dan jumlah keseimbangan be...

BANK SOAL EKONOMI SEMESTER 1

BANK SOAL EKONOMI SEMESTER 1

ekonomi

8 10 99
1)
Jika kenaikan permintaan lebih besar dari pada kenaikan penawaran, maka akan menyebabkan:

a. Kenaikan harga dan jumlah keseimbangan berubah

b. Penurunan harga dan jumlah keseimbangan

c. Kenaikan harga dan turunnya jumlah keseimbangan

d. Penurunan harga dan naiknya jumlah keseimbangan

e. Kenaikan harga dan naiknya jumlah keseimbangan

2)
Berikut ini yang bukan dampak negative oligopoly adalah:

a. Inefisiensi produksi

b. Eksploitasi konsumen

c. Eksploitasi karyawan

d. Keuntungan normal

e. Harga sulit turun

3)
Pada pasar faktor produksi yang melakukan penawaran adalah:

a. Perusahaan

b. Rumah tangga

c. Pemerintah

e. Produsen

d. Distributor

Buat yang Ngerasa Anak IPS, Sekarang Saatnya Latihan Contoh Soal Ujian Nasional Ekonomi
4)
Kurva permintaan pada pasar oligopoly biasanya berbentuk:

a. Naik

b. Turun

c. Horizontal

d. Vertikal

e. Patah

5)
Masalah pokok ekonomi merupakan tugas pokok system ekonomi yang digolongkan ke dalam tiga pernyataan yaitu:

a. What, where, when

b. What, how, who e. What, how, forwhom

c. How, what, where

d. What, where, forwhom

6)
Faktor produksi turunan terdiri dari:

a. Alam dan tenaga kerja

b. Alam dan modal

c. Alam dan skill

d. Modal dan skill

e. Tenaga kerja dan modal

7)
Penawaran tanah di jawa Tengah bersifat:

a. In elastis

b. Uniter

c. In elastis sempurna

d. Elastis

e. Elastis sempurna

8)
Kurva permintaan memanjang dari kiri atas ke kanan bawah, artinya:

a. Semakin tinggi harga semakin tinggi pembeli

b. Semakin rendah harga semakin tinggi pembeli

c. Semakin tinggi harga semakin rendah pembeli

d. Semakin rendah harga semakin bannyak pembeli

e. Naik turunnya harga tidak berpengaruh terhadap pembeli

9)
PT. KAI adalah salah satu contoh pasar monopoli. Monopoli PT. KAI diperoleh dari:

a. Hak paten

b. Menguasai bahan baku

c. Alam

d. Kartel

e. Lisensi pemerintah

10)
Bursa Tenaga kerja di Indonesia ditangani oleh:

a. Dinas Perdagangan

b. Dinas Transmigrasi

c. Dinas perindustrian

d. Dinas Pekerjaan Umum

e. Dinas Tenaga Kerja

Yuk Jadi Pakar Ekonomi Dalam 10 Menit Setelah Baca Kisi-Kisi Ujian Nasional Ekonomi Ini!
11)
Jika pendapatan meningkat maka permintaan terhadap suatu barang menurun. Hubungan ini terkadi pada barang:

a. Inferior

b. Subtitusi

c. Superior

d. Normal

e. Komplementer

12)
Berikut ini yang tidak termasuk dalam pasar menurut wilayah pemasarannya adalah:

a. Pasar lokal

b. Pasar daerah

c. Pasar konkret

d. Pasar internasional

e. Pasar nasional

13)
Kurva penawaran menunjukkan banyaknya jumlah barang yang di:

a. Ditawarkan pada berbagai tingkat permintaan

b. Tersedia pada berbagai tingkat permintaan

c. Ditawarkan pada berbagai tingkat pendapatan

d. Diminta pada berbagai tingkat harga

e. Ditawarkan pada berbagai tingkat harga

14)
Pendapatan yang diperoleh dari pemilik tanah di sebut:

a. Sewa

b. Bunga

c. Royalti

d. Laba

e. Upah

15)
Di bawah ini yang bukan merupakan manfaat dari pasar modal adalah:

a. Membentuk perluasan produksi perusahaan

b. Mengurangi terjadinya idle mone

c. Membantu perusahaan memperoleh modal

d. Meningkatkan produktifitas dana

e. Menurunkan kemampuan pembiayaan pembangunan

1. Bank umum konvensional menggunakan sistem bunga, sementara itu bank syariah menggunakan prinsip.... a. kerja sama b. bagi hasil c. sam...

BANK SOAL EKONOMI SEMESTER 2

BANK SOAL EKONOMI SEMESTER 2

ekonomi

8 10 99
1. Bank umum konvensional menggunakan sistem bunga, sementara itu bank syariah menggunakan prinsip....
a. kerja sama
b. bagi hasil
c. sama rata
d. keuntungan
e. sosial
Jawaban: b

2. Kata bank berasal dari bahasa.....
a. Italia
b. Prancis
c. Belanda
d. Arab
e. Indonesia
Jawaban: a

3. Berikut ini yang merupakan contoh lembaga keuangan adalah....
a. perusahaan asuransi
b. bank
c. modal ventura
d. perum pegadaian
e. leasing
Jawaban: b

4. Bank yang memiliki aktivitas menerima dana dari masyarakat dengan memberikan bunga sebagai bentuk balas jasa disebut bank....
a. sentral
b. swasta
c. umum syariah
d. BPR
e. umum konvensional
Jawaban: e

5. Simpanan seseorang kepada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu disebut....
a. cek
b. giro


c. deposito berjangka
d. tabungan
e. wesel
Jawaban: d

6. Bank yang modal dan keuntungannya dimiliki pemerintah adalah....
a. bank swasta
b. bank asing
c. bank koperasi
d. bank swasta dan pemerintah
e. bank pemerintah
Jawaban: e

7. Lembaga negara yang dibentuk berdasarkan UU No. 21 Tahun 2011, yaitu....
a. bank
b. asuransi
c. OJK
d. pegadaian
e. dana pensiun
Jawaban: c

8. Cara yang dilakukan bank dalam rangka menghimpun dana dari masyarakat (funding) adalah dalam bentuk....
a. kredit
b. tabungan
c. kliring
d. transfer
e. cek
Jawaban: a

9. Berikut ini regulasi yagn berkaitan dengan tugas bank umum adalah....
a. UU No. 22 Tahun 1999
b. UU No. 10 Tahun 1992
c. UU No. 23 Tahun 1999
d. UU No. 10 Tahun 1998
e. UU No. 22 Tahun 1998
Jawaban: d

10. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga negara yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap....
a. keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan
b. seluruh kegiatan ekonomi negara
c. pembangunan negara
d. sistem ekonomi
e. sasaran ekonomi negara
Jawaban: a

11. Berikut ini yang membedakan antara BPR dan bank umum adalah....
a. BPR menerima simpanan tabungan
b. BPR boleh menerima simpanan giro
c. BPR tidak memberi jasa lalu lintas pembayaran
d. BPR ikut kegiatan kliring
e. BPR boleh menciptakan uang giral
Jawaban: e

12. Berikut ini macam-macam cek, kecuali....
a. cek kosong
b. cek mundur
c. cek isi
d. cek atas nama
e. cek atas unjuk
Jawaban: c

13. Cek yang dananya sudah tidak ada lagi atau tidak mencukupi dalam rekening orang yang bersangkutan disebut....
a. cek mundur
b. cek atas unjuk
c. cek atas nama
d. cek kosong
e. wesel
Jawaban: d

14. Cek yang mencantumkan nama orang yang akan dibayar, yaitu....
a. cek atas unjuk
b. cek kosong
c. cek atas nama
d. cek mundur
e. cek maju
Jawaban: c

15. Perjanjian antara pemilik barang dengan penyimpan dalam sistem perbankan syaraih disebut....
a. mudharabah
b. wadi’ah
c. murabahah
d. sharf
e. hiwalah
Jawaban: b


16. Badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian atau pengalihan serta pengurusan piutang disebut....
a. perusahaan anjak piutang
b. perusahaan modal ventura
c. pegadaian
d. koperasi
e. bursa efek
Jawaban: a
17. Kegiatan yang tidak dilakukan perusahaan pegadaian adalah....
a. pemberian pinjaman atas dasar hukum gadai
b. penaksiran nilai barang hukum ekonomi
c. penitipan barang
d. kredit pegawai
e. menyediakan jasa kliring
Jawaban: d

18. Lembaga keuangan bukan bank berperan....
a. membantu dunia usaha dalam rangka meningkatkan produktivitas barang/jasa
b. mencetak uang giral
c. mempercepat transfer
d. menjaga kestabilan nilai rupiah
e. menjaga stabilitas ekonomi
Jawaban: a

19. Perusahaan modal ventura adalah badan usaha yang melakukan pembiayaan dalam bentuk....
a. moneter
b. penyertaan modal
c. penyertaan piutang
d. barang
e. investasi
Jawaban: b

20. Simpanan di bank yang penarikannya dapat dilakukan dengan perantaraan cek, ATM, surat perintah pembayaran lainnya atau dengan cara pemindahbukuan disebut....
a. cek
b. giro
c. deposito
d. transfer
e. kliring
Jawaban: b

Berikut dibawah ini, contoh soal pilihan ganda ekonomi kelas xi semester dua K13 edisi revisi dengan kunci jawaban. 1. APBN dinyatakan...

Latihan Soal Ekonomi Semester 2

Latihan Soal Ekonomi Semester 2

ekonomi

8 10 99
Berikut dibawah ini, contoh soal pilihan ganda ekonomi kelas xi semester dua K13 edisi revisi dengan kunci jawaban.

1. APBN dinyatakan surplus apabila ….
a. jumlah pendapatan negara dalam satu tahun tidak menentu
b. jumlah pendapatan negara dapat menutup semua belanja negara yang direncanakan
c. jumlah pendapatan negara lebih kecil daripada pengeluaran negara

 

d. jumlah pendapatan negara lebih besar daripada pengeluaran negara
e. jumlah pendapatan negara tidak dapat menutup semua keperluan negara
Jawaban: d. jumlah pendapatan negara lebih besar daripada pengeluaran negara

2. Penerimaan negara dalam APBN selain digunakan untuk kepentingan umum yaitu untuk pembangunan dan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, juga disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk subsidi, beasiswa, dan dana pension. Uraian tersebut menjelaskan mengenai APBN dalam fungsi ….
a. distribusi
b. alokasi
c. stabilitas
d. legalitas
e. konjungitas
Jawaban: a. distribusi

3. Pengalihan pembiayaan dari satu sektor ke sektor yang lain dinamakan …
a. transfer payment
b. alokasi dana
c. transfer pendapatan
d. working payment
e. pembiayaan beralih
Jawaban: a. transfer payment

4. Tujuan penyusunan APBN adalah ….
a. pedoman penerimaan dan pengeluaran negara
b. pedoman kegiatan yang dilakukan pemerintahan
c. pedoman bagi pertanggungjawaban pemerintah
d. pedoman bagi pertanggungjawaban setiap departemen dalam pemerintahan
e. pedoman pelaksanaan proyek pembangunan

 
Jawaban: a. pedoman penerimaan dan pengeluaran negara

5. Pembelajaran dalam APBN harus mengutamakan pembangunan di sektor-sektor yang lebih bermanfaat. Merupakan salah satu azas penyusunan APBN yaitu ….
a. kemandirian
b. prioritas
c. penghematan
d. pengeluaran pembangunan
e. pengeluaran nasional
Jawaban: b. prioritas

6. Semua pengeluaran negara untuk membiayai tugas-tugas umum pemerintahan dan kegiatan operasional pemerintahan pusat, pembayaran bunga atas utang dalam negeri dan utang luar negeri, pembayaran subsidi disebut ….
a. pembelanjaan negara
b. pengeluaran rutin
c. belanja negara
d. pengeluaran pembangunan
e. pengeluaran nasional
Jawaban: b. pengeluaran rutin

7. Semua pengeluaran negara untuk membiayai belanja pemerintah pusat dan daerah disebut ….
a. pembelanjaan negara
b. pengeluaran rutin
c. belanja negara
d. pengeluaran pembangunan
e. pengeluaran nasional
Jawaban: c. belanja negara

8. Anggaran pendapatan dan belanja negara diatur dalam ….
a. UUD 1945 Pasal 22
b. UUD 1945 Pasal 23
c. UUD 1945 Pasal 24
d. UUD 1945 Pasal 33
e. UUD 1945 Pasal 34
Jawaban: b. UUD 1945 Pasal 23

9. Bila RAPBN yang diajukan oleh pemerintah telah disetujui oleh DPR, kemudian ….
a. ditetapkan menjadi APBN melalui undang-undang oleh pemerintah
b. ditetapkan menjadi APBN melalui undang-undang oleh DPR
c. ditetapkan menjadi APBN melalui undang-undang oleh BPK
d. ditetapkan menjadi APBN melalui undang-undang oleh MPR
e. ditetapkan menjadi APBN melalui undang-undang oleh MA
Jawaban: b. ditetapkan menjadi APBN melalui undang-undang oleh DPR

10. Suatu daftar mengenai penerimaan dan pengeluaran negara untuk jangka waktu tertentu adalah….
a. pengertian keuangan negara
b. pengertian APBN
c. asas APBN
d. fungsi APBN
e. tujuan APBN
Jawaban:  b. pengertian APBN

11. Berikut ini data penerimaan dari pengeluaran negara tahun 2003 (dalam milyaran rupiah)


Berdasarkan data di atas maka posisi APBN adalah ….
a. berimbang
b. defisit
c. surplus
d. sesuai
e. aktif
Jawaban: b. defisit

12. Berikut ini adalah komponen APBN
1. Belanja pegawai
2. Pembayaran dalam rupiah
3. Bantuan proyek
4. Subsidi daerah otonom
5. Bunga dan angsuran utang
Yang merupakan pengeluaran rutin adalah ….
a. 1, 2,dan 3
b. 1, 4, dan 5
c. 2, 3, dan 4
d. 2, 4, dan 5
e. 3, 4, dan 5
Jawaban:  b. 1, 4, dan 5

13. Pada saat pemerintah meningkatkan gaji pegawai negeri, maka dampak jangka panjangnya adalah sebagai berikut, kecuali ….
a. menyerap tenaga kerja
b. meningkatkan produksi
c. meningkatkan pendapaatan masyarakat
d. menambah devisa
e. mendorong injus investment 
Jawaban: d. menambah devisa

14. Pendapatn negara yang dihimpun dari berbagai sumber akan digunakan kembali untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran di berbagai sektor pembangunan merupakan fungsi pajak sebagai ….
a. fungsi stabilisasi
b. fungsi alokasi
c. fungsi distribusi
d. fungsi pertumbuhan
e. fungsi pengendalian inflansi
Jawaban: b. fungsi alokasi

15. Suatu rancangan keuangan tahunan daerah yang ditetapkan berdasarkan peraturan daerah disebut….
a. APBD
b. APBN 
c. Anggaran Daerah
d. RAPBD
e. RAPBN
Jawaban: d. RAPBD

16. Dasar hukum dalam penyelenggaraan keuangan daerah dan pembuatan APBD yang berisi tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah adalah ….
a. UU No. 32 Tahun 2003
b. UU No. 33 Tahun 2003
c. PP No. 105 Tahun 2000
d. Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 29 Tahun 2002
e. PP No. 101 Tahun 2000
Jawaban:  c. PP No. 105 Tahun 2000

17. Pengawasan eksternal pelaksanaan APBD dilakukan oleh ….
a. DPRD dan BPK
b. Pemerintah Daerah
c. BPK
d. DPRD
e. Pemda
Jawaban: a. DPRD dan BPK

18. Dana yang dialokasikan dalam APBN untuk daerah dinamakan ….
a. pendapatan asli
b. dana perimbangan
c. dana bagi hasil
d. dana alokasi umum
e. alokasi khusus
Jawaban:  b. dana perimbangan

19. Semua jenis pengeluaran untuk kegiatan pembangunan di daerah, yang meliputi pelaksanaan proyek fisik dan non fisik dinamakan ….
a. belanja rutin
b. belanja gaji
c. belanja barang
d. belanja pemeliharaan 
e. belanja pembangunan
Jawaban:  e. belanja pembangunan

20. Perhatikan tabel APBN Indonesia tahun 2004 (dalam milyaran rupiah)

Berdasarkan tabel APBN diatas pernyataan berikut ini yang paling tepat ….
a. anggaran tersebut defisit sebesar Rp 24.417,6
b. pengeluaran pembangunan termasuk sebagai belanja pemerintah pusat
c. pembiayaan digunakan untuk menutup defisit
d. penjualan asset program restrukturisasi perbankan dalam pembiayaan dalam negeri
e. APBN dibiayai oleh pinjaman luar negeri sebesar 8,28% dari total APBN
Jawaban: a. anggaran tersebut defisit sebesar Rp 24.417,6

21. Secara umum, pajak yang harus ditanggung oleh keluarga adalah …
a. pajak pertambahan nilai, pajak penghasilan
b. pajak penjualan atas barang mewah, bea materai
c. pajak bumi dan bangunan, pajak daerah dan retribusi
d. pajak penghasilan, pajak bumi dan bangunan
e. pajak penjualan atas barang mewah, pajak bumi dan bangunan
Jawaban: d. pajak penghasilan, pajak bumi dan bangunan

22. i. PPh iv. BBn
ii. PPn v. PkB
iii. PBB
dari pajak-pajak di atas, yang termasuk pajak langsung adalah …
a. i, ii, iii
b. ii, iii, v
c. i, iii, iv
d. i, iii, v
e. iii, iv, v
Jawaban: d. i, iii, v

23. Berikut yang bukan termasuk contoh retribusi adalah …
a. pembayaran air minum
b. pembayaran rekening telepon
c. pembayaran rekening listrik
d. pembayaran pajak kendaraan bermotor
e. pembayaran parkir
Jawaban: d. pembayaran pajak kendaraan bermotor

24. UU No. 19 Tahun 1997 berisi tentang ….
a. pajak daerah dan retribusi
b. bea perolehan ha katas tanah dan bangunan
c. bea materai
d. pajak perseroan
e. bea cukai
Jawaban: a. pajak daerah dan retribusi

25. Orang akan mmbayar pajak penghasilan menurut besar kecilnya penghasilan. Orang yang berpenghasilan rendah akan mendapatsubsidi, misalnya sunsidi pembelian beras untuk masyarakat miskin yang disebut dengan program raskin. Dalam hal ini pajak berfungsi sebagai …
a. alat pemerataan pendapatan
b. sumber pendapatan negara
c. pengatur pendapatan ekonomi
d. pengendalian sosial
e. administrasi pendapata negara
Jawaban: a. alat pemerataan pendapatan

26. Kepanjangan dari PTKP adalah ….
a. penghasilan tanpa kena pajak
b. penghasilan tidak kena pajak
c. pendapatan tidak kena pajak
d. pendapatan tanpa kena pajak
e. pengeluaran tanpa kena pajak
Jawaban: b. penghasilan tidak kena pajak

27. Cara pemungutan pajak yang didasarkan pada sumber pendapatan wajib pajak adalah ….
a. domisili
b. kebangsaan
c. sumber
d. pendpaatan
e. perpajakan
Jawaban: c. sumber

28. Secara umum, asas pemungutan pajak yang digunakan oleh negara Indonesia adalah …
a. asas domisili
b. asas dommisili, kebangsaan
c. asas sumber, domisli
d. asas sumber
e. asas perpajakan
Jawaban: c. asas sumber, domisli

29. Pajak merupakan sumbangan wajib masyarakat terhadap negara nya tanpa balas jasa secara langsung, artinya …
a. adanya kontra prestasi secara langsung
b. tidak adanya kontra prestasi secara langsung
c. yang membayar akan menerima balasannya
d. yang tidak membayar akan menerima balasannya
e. wajib pajak memperoleh balasan secara tidak langsung
Jawaban: b. tidak adanya kontra prestasi secara langsung

30. Pajak adalah iuaran wajib yang dibayar oleh wajib pajak berdasarkan norma-norma hukum untuk membiayaai pengeluaran pengeluaran kolektif guna meningkatkan kesejahteraan umum yang balas jasanya tidak diterima secara langsung. Hal ini adalah pengertian pajak menurut ….
a. UU No. 19 Tahun 1997
b. UU No. 20 Tahun 2000
c. UU No. 21 Tahun 2000
d. UU No. 16 Tahun 2000
e. UU No. 16 Tahun 1997
Jawaban:  d. UU No. 16 Tahun 2000

31. Tuan A dalam tahun 2012 berpenghasilan bersih Rp 31.120.000,00. Tuan A berstatus menikah, dengan tanggungan keluarga terdiri dari satu orang anak kandung, satu orang adik kandung, serta ayah dan ibu kandung. PPh yang terutang (harus dibayar) oleh Tuan A adalah ….
a. Rp. 31.120.000,00
b. Rp. 22.440.000,00
c. Rp. 8.720.000,00
d. Rp. 436.000,00
e. Rp. 400.000,00
Jawaban: d. Rp. 436.000,00

32. Di bawah ini yang termasuk objek bea perolehan hak atas tanah dan bangunan adalah ….
a. jual beli
b. royalty
c. tanah dan bangunan
d. laba usaha
e. dana sumbangan
Jawaban:  a. jual beli

33. Bapak rahmat menempati rumah dengan luas tanah 200 m2 dengan nilai jual Rp 400.000,/m2, luas bangunan 100 m2, dengan nilai jual Rp 600.000,00/m2. Nilai jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP) Rp 200.000,00. Jika yang dikenakan pajak sebesar 20% dengan tariff 0,5%, maka besarnya PBB terutang per tahun adalah ….
a. Rp 138.800,00
b. Rp 152.000,00
c. Rp 256.000,00
d. Rp 640.000,00
e. Rp 128.000,00
Jawaban: e. Rp 128.000,00

34. Identitas yang harus dimiliki oleh wajib pajak adalah ….
a. KTP
b. SPT
c. STP
d. NPWP
e. NUPTK
Jawaban: d. NPWP

35. Yang termasuk sumber pajak pengahasilan adalah ….
a. Pejabat perwakilan diplomat negara asing
b. UNESCO
c. Para konsulat negara asing
d. IMF, World Bank
e. Perorangan, yayasan, BUMN, perusahaan
Jawaban: e. Perorangan, yayasan, BUMN, perusahaan

36. Bentuk penghasilan yang berikut ini bukan merupakan objek pajak penghasilan yaitu …
a. penghasilan bunga deposito di bank pemerintahan
b. penghasilan berupa innatural atau kenikmatan sebagai imbalan hubungan kerja sama dengan kedutaan asing
c. penghasilan dari hasil undian
d. pengahasilan dari tabungan hari tua
e. keuntungan karena selisih kurs mata uang
Jawaban: b. penghasilan berupa innatural atau kenikmatan sebagai imbalan hubungan kerja sama dengan kedutaan asing

37. PPN, bea materai, cukai, dan pajak enjualan barang mewah termasuk dalam jenis pajak ….
a. langsung
b. tidak langsung
c. daerah
d. objektif
e. retribusi
Jawaban: b. tidak langsung

38. Benda atau sesuatu yang menjadi sasaran pajak seperti rumah, mobil, penghasilan, dan lain-lain disebut ….
a. subjek pajak
b. wajib pajak
c. objek pajak
d. tarif pajak
e. fungsi pajak
Jawaban: c. objek pajak

39. Perhatikan tabel berikut!


Tabel diatas menggambarkan tarif pajak secara ….
A. agresif
b. degresif
c. progresif
d. proporsional
e. tetap
Jawaban: c. progresif

40. Pajak subjektif dan objektif adalah jenis-jenis pajak berdasarkan ….
a. sifatnya
b. wewenang pemungutannya
c. golongannya
d. fungsinya
e. subjeknya
Jawaban: a. sifatnya